Akurat Logo

Bangun Kebiasaan Baru, Pemprov DKI Ajak Warga Terapkan Budaya Pilah Sampah

Okto Rizki Alpino | 3 Juli 2026, 20:33 WIB
Bangun Kebiasaan Baru, Pemprov DKI Ajak Warga Terapkan Budaya Pilah Sampah
Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, menyebut upaya pengurangan sampah tidak hanya dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari tetapi juga dalam berbagai kegiatan. Foto: Akurat.co/Okto Rizki Alpino

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadikan Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026 sebagai sarana edukasi untuk mendorong penyelenggaraan acara publik yang lebih ramah lingkungan, melalui penerapan konsep Less Waste Event atau kegiatan minim sampah.

Konsep tersebut diterapkan mulai dari pengurangan sampah di sumber, pemilahan berdasarkan jenis, hingga penggunaan sistem guna ulang selama festival berlangsung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, mengatakan, JEFF 2026 tidak hanya dirancang sebagai festival lingkungan terbesar tahun ini tetapi juga menjadi contoh bahwa kegiatan berskala besar dapat diselenggarakan secara lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Penerapan konsep Less Waste Event merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menghadirkan acara publik yang tidak hanya meriah dan edukatif tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap upaya pengurangan timbulan sampah.

"Upaya pengurangan sampah tidak hanya dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari tetapi juga dalam berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang, termasuk festival dan acara publik. Melalui JEFF 2026, kami ingin menunjukkan bahwa acara besar pun bisa diselenggarakan dengan lebih bijak, tertib, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan," jelas Dudi, saat pembukaan JEFF 2026, di Balai Kota Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga: Warga Masih Bingung, Pemprov Jakarta Perlu Memperkuat Pendampingan Memilah Sampah

Untuk memastikan sampah tertangani secara optimal, DLH DKI Jakarta telah menyiapkan sistem pengelolaan sesuai dengan karakteristik masing-masing jenis sampah.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus meningkatkan pemanfaatan kembali material yang masih bernilai.

"Setiap sampah akan dikelola sesuai jenisnya. Sampah organik akan diolah menjadi kompos dan pakan maggot oleh Satpel LH Gambir, sampah anorganik dikumpulkan melalui Waste Station Balai Kota, sementara sampah residu akan diangkut ke TPST Bantargebang," kata Dudi.

Selain menyediakan sistem pengelolaan sampah, Pemprov DKI juga ingin membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat melalui budaya memilah sampah dan menggunakan kembali wadah yang dapat dipakai berulang kali.

Menurut Dudi, perubahan perilaku tersebut menjadi kunci dalam mengurangi timbulan sampah dari berbagai aktivitas publik.

Baca Juga: Tumpukan Sampah Tutupi Jalan di Cakung, Akses Warga Terganggu

"Budaya pilah sampah dan guna ulang perlu kita bangun bersama. Langkahnya sederhana, tetapi dampaknya besar jika dilakukan secara konsisten," ujarnya.

Dudi mengajak pengunjung JEFF 2026 berpartisipasi aktif mendukung penerapan konsep Less Waste Event dengan membuang sampah sesuai kategori, mengembalikan wadah guna ulang ke titik pengumpulan yang telah disediakan, serta ikut membangun budaya peduli lingkungan.

"Kami mengajak seluruh pengunjung JEFF 2026 untuk ikut mendukung gerakan ini dengan membuang sampah sesuai jenisnya, mengembalikan wadah guna ulang ke titik yang tersedia, dan menjadi bagian dari perubahan menuju Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan," jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.