Prabowo ke Kepala Daerah: Jangan Kerahkan Rakyat untuk Menyambut Saya, Kasihan Menunggu Berjam-jam Kepanasan

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah tidak mengerahkan masyarakat hanya untuk menyambut kunjungan kerjanya di daerah.
Menurutnya, warga tidak perlu menunggu berjam-jam di bawah terik matahari demi menyambut kedatangannya.
Permintaan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Akad Massal KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah.
"Sekali lagi saya mohon kepada para gubernur dan bupati, kalau saya datang tidak perlu mengerahkan rakyat hanya untuk menyambut saya," kata Prabowo.
Presiden mengaku selalu senang melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah karena dapat bertemu langsung dan berinteraksi dengan masyarakat.
Namun, ia merasa tidak tega apabila warga harus menunggu terlalu lama hanya karena diminta menyambut kedatangannya.
"Saya kasihan dia nunggu berjam-jam, panas itu, saya yang kasihan. Santai-santai saja," ujarnya.
Baca Juga: HUT ke-25 Partai Demokrat, AHY Komitmen Kawal Keberhasilan Pemerintahan Prabowo
Prabowo menegaskan, perhatian pemerintah seharusnya difokuskan pada kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan pada seremoni penyambutan.
Menurutnya, pemerintah bersama para kepala daerah harus mengutamakan kepentingan rakyat dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Yang penting kita bekerja untuk rakyat. Itu yang penting. Saya yakin rakyat tahu pemerintah yang sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. Kita tidak ada kepentingan lain," tegas Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









