Apa Itu Monster Loch Ness? Ratusan Orang Berbondong-bondong Mencarinya

AKURAT.CO Ratusan sukarelawan bergabung dalam pencarian monster Loch Ness akhir pekan lalu di Skotlandia.
Ini merupakan pencarian terbesar dalam 50 tahun terakhir. Monster ini belum terlihat, namun diklaim ada suara-suara yang tidak dapat dijelaskan terdengar di dekat tempat favorit binatang misterius itu.
Semua orang bergerak mencari makhluk mitologis itu. Mulai dari peneliti, banyak orang lainnya, hingga drone dengan pemindai termal serta kamera inframerah dan hidrofon bawah air dikerahkan.
Lantas jenis monster seperti apa Loch Ness ini? Simak selengkapnya berikut ini.
Baca Juga: 8 Fakta Mengerikan Lumba-lumba, Sering Disangka Lucu Ternyata Monster Laut
Upaya Pencarian Monster Loch Ness
Penyelenggara mengatakan upaya itu akan menjadi pencarian terbesar untuk monster itu sejak Biro Investigasi Loch Ness melakukan penelitian pada tahun 1972. Biro ini didirikan pada 1960-an untuk menemukan bukti binatang besar di perairan.
Itu berakhir pada tahun 1977 setelah tidak berhasil mengungkap bukti signifikan untuk atau melawan keberadaan monster.
Legenda Nessie berasal dari Abad Pertengahan ketika biarawan Irlandia St Columba dikatakan telah menemukan seekor binatang buas di Ness, sebuah sungai yang mengalir dari Loch Ness.
Upaya sebelumnya untuk menemukan monster itu termasuk Operasi Deepscan tahun 1987, ketika 24 kapal yang dilengkapi dengan gema sounder menyapu seluruh panjang danau.
Pada tiga kesempatan terdeteksi sesuatu yang tidak dapat segera dijelaskan. Puing-puing besar adalah salah satu penjelasan yang ditawarkan untuk "kontak" terkait monster Loch Ness.
Apa Itu Monster Loch Ness?
Kisah tentang monster laut Loch Ness begitu populer di Skotlandia. Selama berpuluh-puluh tahun, warga di sana percaya bahwa makhluk tersebut merupakan raksasa penghuni perairan dengan wujud mirip hewan purba, plesiosaurus.
Mitologi tentang Loch Ness sendiri pertama kali muncul pada tahun 1930-an. Pada saat itu ada pengunjung danau air tawar di Skotlandia melaporkan bahwa ia melihat penampakan makluk berukuran sangat besar yang tidak biasa.
Dikutip dari laman Britannica, Selasa (29/8/2023), misteri tentang Loch Ness mulai menemukan titik terang. Pada tahun 2018 seorang ahli genetika Neil Gemmel dari universitas Otagi di Selandia Baru melakukan survei DNA di Loch Ness.
Tujuannya adalah mengetahui organisme yang hidup dalam perairan terebut, namun kabarnya tak ada tanda plesiosaurus atau hewan besar lainnya, meskipun hasilnya menunjukkan adanya banyak belut. Temuan ini membuka kemungkinan bahwa monster tersebut adalah belut berukuran besar.
Meskipun kurangnya bukti yang meyakinkan, monster Loch Ness tetap populer dan menguntungkan. Pada awal abad 21 mitos monster Loch Ness telah memberikan kontribusi hampir USD80 juta per tahun bagi perekonomian Skotlandia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





