Akurat
Pemprov Sumsel

Kisah Kaura Taylor: Hilang dari Texas, Gabung Sekte Misterius di Hutan Skotlandia

Kumoro Damarjati | 23 Agustus 2025, 17:30 WIB
Kisah Kaura Taylor: Hilang dari Texas, Gabung Sekte Misterius di Hutan Skotlandia

AKURAT.CO Seorang perempuan asal Texas, Amerika Serikat, bernama Kaura Taylor (21), menghebohkan publik setelah ditemukan tinggal bersama sekelompok orang yang menyebut diri mereka Kerajaan Kubala, sebuah kelompok kecil di hutan Jedburgh, Skotlandia.

Taylor, yang sudah tiga bulan menghilang dari keluarganya, kini bersikeras bahwa ia berada di sana atas kemauannya sendiri. Namun keluarganya yakin ia terjebak dalam sekte tersebut dan khawatir tidak akan pernah kembali.

Pesan Taylor dari Skotlandia

Melalui unggahan di Facebook, Taylor mengatakan dirinya tidak hilang. Ia justru menuding keluarganya sebagai lingkungan yang “beracun dan kasar.” Ia juga mengaku bahagia bersama kelompok yang dipimpin Raja Atehene (nama asli Kofi Offeh, mantan penyanyi opera asal Ghana) dan istrinya Ratu Nandi.

“Saya tidak pernah hilang. Saya bahagia dengan Raja dan Ratu saya. Saya sudah dewasa, bukan anak kecil yang tak berdaya,” tulis Taylor. Ia bahkan meminta pihak berwenang Inggris untuk membiarkannya tinggal di hutan Jedburgh, sekitar 64 kilometer dari Edinburgh.

Taylor diketahui membawa serta anaknya yang baru berusia satu tahun ke Skotlandia.

Keluarga Membantah Klaim Taylor

Pernyataan Taylor ditolak keras oleh keluarganya di Texas. Bibinya, Teri Allen, mengatakan keponakannya itu tumbuh dalam keluarga yang penuh perlindungan, bukan lingkungan beracun seperti yang ia tuduhkan.

“Ini sangat menyakitkan. Hati kami hancur,” ujar Allen.

Bibinya yang lain, Vandora Skinner, juga menambahkan bahwa Taylor mulai berubah sejak mengenal kelompok tersebut secara daring pada 2023. Ia kemudian mulai menjauh dari keluarga, jarang hadir di acara keluarga, hingga akhirnya pergi ke Skotlandia pada Mei lalu bersama bayinya.

Skinner mengaku awalnya mengira Taylor hanya pergi sebentar. Namun kemudian ia menemukan jejak Taylor di Facebook kelompok Kerajaan Kubala dan menyadari keponakannya sudah bergabung dengan mereka.

Sekte yang Mengaku “Suku Ibrani yang Hilang”

Kelompok Kerajaan Kubala dipimpin oleh Atehene dan istrinya, Nandi. Mereka mengklaim sebagai keturunan suku Ibrani yang hilang dan ingin merebut kembali tanah yang menurut mereka dirampas pada masa Ratu Elizabeth I di tahun 1590-an.

Kelompok ini tinggal di hutan Skotlandia dan kerap menampilkan diri di media sosial. Dalam salah satu video, Taylor bahkan menyebut dirinya sebagai “istri kedua” Raja Atehene, meski sebenarnya tidak menikah secara resmi.

Harapan Keluarga

Taylor diketahui masuk Inggris dengan visa turis enam bulan yang berlaku hingga November 2025. Keluarganya berharap setelah visa habis, ia dipaksa pulang ke Texas bersama anaknya.

Sementara itu, keluarga telah melaporkan keberadaan Taylor ke polisi Skotlandia. Mereka berharap pihak berwenang bisa memastikan keselamatan Taylor dan cucu mereka yang masih kecil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.