Catat! 5 Beasiswa S3 Luar Negeri Tanpa Persyaratan TOEFL

AKURAT.CO- Melanjutkan studi S3 di luar negeri merupakan cita-cita banyak mahasiswa, tetapi seringkali terasa sulit karena ada persyaratan yang rumit, termasuk harus memiliki sertifikat TOEFL.
Namun, seiring berjalannya waktu, beberapa beasiswa S3 tidak lagi mensyaratkan TOEFL, memberikan harapan bagi mereka yang ingin mengejar gelar S3.
Berikut beberapa daftar beasiswa S3 tanpa persyaratan TOEFL untuk studi di luar negeri:
1. University of Adelaide Graduate Research Scholarships
Universitas Adelaide menawarkan beasiswa S3 tanpa TOEFL, tetapi para pelamar masih harus menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris melalui IELTS, Pearson Test of English, atau Cambridge English: Advanced.
2. Beasiswa Erasmus Mundus
Beasiswa ini memberikan akses untuk kuliah di berbagai universitas terkemuka di Eropa.
Beasiswa ini tidak memerlukan TOEFL, tetapi tetap membutuhkan kemahiran berbahasa Inggris yang baik. Kesiapan dalam berbahasa Inggris sangat penting untuk dapat lolos dalam pendaftaran.
3. DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst)
Beasiswa ini merupakan beasiswa prestisius dari Jerman yang menawarkan beasiswa S3 tanpa TOEFL untuk berbagai disiplin ilmu. Meskipun tidak membutuhkan TOEFL, beasiswa DAAD menuntut bukti kemampuan berbahasa, baik dalam bahasa Jerman atau Inggris, tergantung pada program yang dipilih.
4. Cambridge International Scholarships
Beasiswa ini ditawarkan kepada semua calon mahasiswa yang ingin kuliah di Universitas Cambridge. Meskipun tidak memerlukan TOEFL, pelamar harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik dan bisa menggunakan IELTS atau sertifikat bahasa lainnya.
5. Swiss Government Excellence Scholarships
Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa berprestasi yang ingin melanjutkan studi di Swiss.
Meskipun tanpa persyaratan TOEFL, mahasiswa harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris atau bahasa resmi lainnya, seperti Jerman, Prancis, atau Italia.
Ini adalah beberapa beasiswa S3 yang memungkinkan para mahasiswa untuk melanjutkan studi di luar negeri tanpa persyaratan TOEFL.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








