Sejarah Istimewa Masjid Al Aqsa, Tempat Persinggahan Nabi Muhammad SAW Dalam Perjalanan Isra Miraj

AKURAT.CO Sejarah dari Masjid Al Aqsa sangat menarik untuk diulas. Hal ini karena Masjid Al Aqsa menjadi salah satu tempat ibadah yang paling penting bagi umat Islam.
Masjid Al Aqsa juga menjadi tempat persinggahan Nabi Muhammad dalam peristiwa Isra Miraj. Selain itu, di masjid ini pula Nabi Muhammad mendapatkan wahyu yang luar biasa dari Allah SWT, yakni perintah untuk menunaikan salat lima waktu yang wajib dilakukan oleh seluruh umatnya.
Tentunya banyak sekali keistimewaan dari Masjid Al Aqsa, bahkan banyak orang yang ingin berkunjung dan beribadah secara langsung di masjid ini. Meskipun, daerah dekat masjid Al Aqsa masih menjadi pusaran konflik antara Israel dan Palestina.
Mengutip dari berbagai sumber (2/10/2023) inilah sejarah istimewa Masjid Al-Aqsa dan peran tempat ini dalam perjalanan luar biasa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW.
Sejarah Masjid Al Aqsa
Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu dari tiga tempat suci dalam Islam, bersama dengan Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.
Masjid ini terletak di kota Yerusalem dan merupakan bagian dari kompleks Haram Al Sharif atau Temple Mount di Kota Tua Yerusalem.
Masjid Al Aqsa atau yang sering disebut dengan Baitul Maqdis, adalah masjid kedua yang dibangun di permukaan bumi. Jarak pembangunan masjid Al Aqsa dengan masjidil Haram adalah empat puluh tahun.
menurut informasi, Masjid Al-Aqsa dibangun pertama kali oleh Nabi Adam AS atas wahyu yang Allah SWT perintahkan pada Nabi Adam As. Namun, tidak ada yang mengetahui secara pasti bagaimana bentuk dari bangunannya.
Pada 586 M, Masjid Al Aqsa diruntuhkan oleh bangsa Babilonia karena mereka menyerang kota Baitul Maqdis.
Pada 636 M, masjid Al Aqsa kembali didirikan oleh Khalifah Umar bin khattab. Kemudian, renovasi terus berlanjut oleh para khalifah dan penguasa islam lainnya.
Selain itu, Masjid Al Aqsa sangat berkaitan erat dengan tempat dimana Nabi Muhammad melakukan perjalanan sebelum berangkat ke langit ke tujuh dalam peristiwa Isra Miraj.
Peristiwa ini sangat penting bagi umat islam sebab menjadi perintah untuk melaksanakan salat lima kali dalam sehari.
Baca Juga: Mengenal Kelompok Milisi Houthi Yaman Yang Ikut Serang Wilayah Israel, Siapa Mereka?
Masjid Al Aqsa telah menjadi tempat suci bagi umat Islam yang namanya terekam dalam Al-Qur'an dalam peristiwa Isra’ Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Hal ini dicantumkan pada surat Al-Isra ayat 1, Allah SWT berfirman:
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
“Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (Al-Isra : 1)
Kemudian, arah kiblat diubah menghadap ke Ka'bah Mekah setelah Nabi Muhammad menerima wahyu berupa perintah salat lima waktu yang menghadap ke arah Ka'bah Mekah.
Pentingnya Masjid Al-Aqsa dalam Islam
Sebagai salah satu masjid tertua di dunia, Masjid Al-Aqsa adalah penanda sejarah peradaban Islam dan memiliki arsitektur yang sangat mengesankan.
Selain itu, Yerusalem adalah salah satu kota suci dalam Islam dan memiliki nilai sejarah yang kaya dalam Al-Quran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









