Joe Biden Bertemu Dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, Ini Beberapa Hal Yang Disepakati

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat, Joe Biden bertemu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping pada hari Rabu (15/11/2023) di California, Amerika Serikat dan menghasilkan beberapa kesepakatan mengenai isu utama.
Joe Biden mengungkapkan bahwa diskusi yang terjadi termasuk salah satu yang paling produktif dan konstruktif dari sebelum-sebelumnya.
"Saya yakin ini adalah diskusi paling konstruktif dan produktif yang pernah kami lakukan. Kami telah membuat beberapa kemajuan penting," ungkap Presiden Biden usai pertemuan.
Sebelumnya, Xi Jinping mengakui bahwa hubungan AS-Tiongkok tidak selalu berjalan mulus. Namun, dia menambahkan bahwa menghinda satu sama lain saat ini bukanlah sebuah pilihan.
Dikutip dari BBC, Kamis (16/11/2023), berikut empat hal yang perlu diketahui dari pertemuan dua kepala negara tersebut.
1. Kesamaan Pendapat Mengenai Iklim
AS-Tiongkok merupakan negara dengan penghasil emisi karbon terbesar di dunia. Mereka menyetujui langkah-langkah lebih lanjut untuk mengatasi perubahan iklim, namun tidak berkomitmen untuk mengakhiri penggunaan bahan bakar fosil.
Keduanya berjanji untuk bekerja sama dalam memperlambat emisi metana (gas rumah kaca yang sangat berbahaya) dan mendukung upaya global untuk melipatgandakan energi pada tahun 2030.
Hal tersebut lantas menjadi perkembangan penting jelas konferensi perubahan iklim, COP28, di Dubai akhir bulan ini.
2. Kesepakatan Memberantas Perdagangan Fentanil
Kedua belah pihak mengatakan mereka akan bekerja sama untuk memerangi perdagangan narkoba.
Baca Juga: Puluhan Ribu Orang Lakukan Demonstrasi Bela Israel Di Ibukota Amerika Serikat
Tiongkok setuju untuk menindak perusahaan kimia guna membendung gelombang fentanil ilegal ke AS, yang menjadi salah satu negara dengan kontribusi besar dalam kematian akibat overdosis.
Opiod sintetis memiliki peran yang besar dalam sekitar 75.000 kematian di AS pada tahun lalu.
3. Kelanjutkan Komunikasi Militer
AS-Tiongkok juga sepakat untuk melanjutkan komunikasi militer-ke-militer, sebuah langkah yang menjadi salah satu 'wishlist' Amerika Serikat.
Sebelumnya, hubungan militer diputus oleh Tiongkok pada tahun lalu, setelah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS, Nancy Pelosi mengunjungi taiwan.
Hubungan semakin buruk setelah balon mata-mata Tiongkok melayang melintasi benua AS awal tahun ini, sebelum ditembak jatuh di atas Samudera Atlantik.
"Selama Perang Dingin, Amerika Serikat dan Uni Soviet selalu menjaga komunikasi militer-ke-militer untuk menghindari kecelakaan atau kesalahan pembacaan maksud yang dapat menyebabkan perang antar kekuatan nuklir," kata Mick Mulroy, Mantan Wakil Asisten Luar Negeri AS.
"Hal ini juga harus terjadi antara AS dan Tiongkok," tambahnya.
Pada diskusi hari Rabu kemarin, Xi Jinping mengatakan kepada rekannya dari Amerika bahwa ia harus berhenti mempersenjatai Taiwan dan bahwa reunifikasi Tiongkok dengan pulau tersebut tidak dapat dihentikan.
Baca Juga: Sebelum Tinggalkan China Menlu AS Berhasil Temui Xi Jinping, Bahas Apa?
4. Menjadwalkan Pertemuan Selanjutnya
Meskipun terdapat beberapa poin spesifik yang disepakati, fakta bahwa pertemuan telah terjadi menjadi tanda positif.
Saat pertemuan dimulai, Biden mengatakan kepada Xi bahwa ia menghargai pembicaraan yang terjadi dan akan memahami satu sama lain tanpa ada kesalahpahaman.
"Saya menghargai pembicaraan kita karena menurut saya yang terpenting adalah Anda dan saya memahami satu sama lain dengan jelas, dari pemimpin ke pemimpin, tanpa kesalahpahaman atau miskomunikasi," ungkapnya.
Xi Jinping lantas setuju, sebab menurutnya konflik hingga konfrontansi memiliki konsekuensi bagi kedua belah pihak.
"Konflik dan konfrontasi mempunyai konsekuensi yang tidak tertahankan bagi kedua belah pihak." katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








