Prancis Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Untuk Presiden Suriah Dan 3 Jenderal Terkait Kejahatan Perang

AKURAT.CO - Prancis mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional terhadap Presiden Suriah Bashar Assad, saudara laki-lakinya dan dua jenderal militer.
Dikutip dari Apnews.com, Jumat (17/11/2023), mereka dituduh terlibat dalam kejahatan perang, termasuk serangan kimia di Damaskus pada 2013.
Surat perintah penangkapan juga dikeluarkan untuk Maher Assad, komandan Divisi Lapis Baja ke-4 dan dua jenderal lainnya. Meskipun kemungkinan besar mereka tidak akan diadili di Prancis.
Langkah ini diakui sebagai tonggak penting dalam perjuangan melawan impunitas oleh pengacara dan organisasi non-pemerintah yang mewakili korban Suriah.
Keempat orang yang disebut dalam surat perintah dapat ditangkap dan dibawa ke Prancis untuk diinterogasi.
Baca Juga: Yordania Tembak Jatuh Pesawat Nirawak Pembawa Narkotika Dari Suriah
Surat perintah penangkapan berkaitan dengan serangan kimia di Douma dan Ghouta Timur pada tahun 2013. Meskipun pemerintah Suriah membantah keterlibatan mereka, banyak bukti dan keterangan saksi telah diajukan di Prancis.
Pemerintah Prancis dan penggugat menyebut keputusan ini sebagai langkah awal menuju keadilan. Namun, sejauh ini, belum ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk menangkap mereka.
Selain Prancis, pengaduan terkait serangan kimia juga disampaikan ke Jerman dan Swedia berdasarkan bukti visual dan informasi tentang pelaku yang dicurigai.
Meskipun Suriah bukan anggota Mahkamah Kriminal Internasional, langkah ini memberikan harapan bahwa keadilan dapat dikejar.
Para pengacara hak asasi manusia sebelumnya mendesak pembukaan penyelidikan atas kejahatan selama perang saudara di Suriah. Sampai saat ini, pengadilan belum membuka penyelidikan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







