Diperkirakan Lebih Banyak Sandera Israel Akan Dibebaskan Setelah Perpanjangan Gencatan Senjata Di Gaza

AKURAT.CO Gencatan senjata Israel-Hamas di Jalur Gaza memasuki hari kelima pada Selasa (28/11/2023).
Hamas menyandera sekitar 240 orang Israel dalam serangan pada 7 Oktober 2023, mendorong Israel dengan membalas mengebom daerah Gaza dan melancarkan serangan darat di wilayah utara.
Israel mengatakan 11 warganya telah kembali ke negaranya dari Jalur Gaza pada hari Senin kemarin, menjadikan total 69 sandera Israel dan asing yang telah dibebaskan oleh Hamas sejak gencatan senjata pada Jumat pekan lalu.
Di hari yang sama, Amerika Serikat dan perunding Qatar mengatakan bahwa jeda pertempuran selama empat hari yang akan berakhir pada hari ini pukul 05.00 GMT, telah diperpanjang selama dua hari lagi.
Israel belum mengomentari perjanjian apa pun untuk memperpanjang gencatan senjata.
Baca Juga: Human Rights Watch: Salah Tembak Roket Kemungkinan Besar Jadi Penyebab Ledakan Mematikan Di RS Gaza
Namun, yang mungkin merupakan konfirmasi tersirat, kantor Perdana Menteri Israel mengatakan pemerintah menyetujui penambahan 50 tahanan wanita ke dalam daftar warga Palestina untuk kemungkinan dibebaskan jika sandera Israel lainnya dibebaskan.
Hamas mengatakan pihaknya berupaya merevisi ketentuan yang akan digunakan untuk membebaskan sandera selain perempuan dan anak-anak.
“Kami berharap Pendudukan (Israel) mematuhi (perjanjian tersebut) dalam dua hari ke depan karena kami sedang mengupayakan perjanjian baru, selain perempuan dan anak-anak, di mana kategori lain yang kami miliki dapat kami tukar,” kata pejabat Hamas, Khalil Al-Hayya kepada Al Jazeera.
Hal itu, katanya, memerlukan perjalanan jangka waktu tambahan untuk terus bertukar orang pada tahap ini.
Di antara sandera yang masih ditahan Hamas adalah ayah dan suami dari orang-orang yang telah dibebaskan dalam beberapa hari terakhir.
Israel sebelumnya mengatakan akan memperpanjang gencatan senjata satu hari untuk setiap 10 sandera yang dibebaskan, sehingga memberikan kelonggaran dari perang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







