Belanda Gabung Koalisi Militer Pemasok Drone Canggih ke Ukraina untuk Perang Lawan Rusia

AKURAT.CO Belanda bergabung dengan koalisi militer sekutunya Inggris untuk memasok teknologi pesawat tak berawak yang canggih ke Ukraina.
Janji dari Belanda ini merupakan tambahan dari pertahanan udara yang disediakan sebelumnya oleh negara titu kepada Ukraina seperti jet tempur F-16, artileri, amunisi, dan sistem pertahanan udara.
Menteri Pertahanan Belanda, Kasja Ollongren mengatakan drone sangat penting dalam perang Ukraina dengan Rusia seraya menjelaskan niat negara tersebut untuk bergabung demi memastikan hal yang dibutuhkan Ukraina.
Baca Juga: Spontan! Komedian Komeng Unggul Sementara di Pemilihan DPD Jabar
"Kami tentu saja tahu bahwa drone sangat penting dalam perang ini," kata Ollongren.
"Itulah sebabnya kami bergabung dengan koalisi drone yang telah dimulai oleh Ukraina bersama dengan Latvia dan negara-negara lain demi memastikan bahwa kami melakukan hal tersebut (meningkatkan produksi, menggunakan teknologi terbaru dan menyediakan apa yang dibutuhkan oleh Ukraina)," tambahnya.
Selain itu, Ollaongren juga mengatakan kemungkinan adanya biaya tambahan di atas 2 miliar euro yang telah dialokasikan untuk tahun 2024.
"Yang baru adalah kami sekarang membentuk koalisi ini. Jadi kami menghubungkan, katakanlah, hal-hal yang kami lakukan secara terpisah ke dalam satu koalisi yang akan dapat menanggapi tuntutan baru Ukraina, karena mereka melihat pertempuran berkembang di garis depan. Dan saya pikir itulah kekuatan dari koalisi ini," ujarnya di kantornya di Den Haag.
Baca Juga: Rincian Gaji Petugas KPPS Pemilu 2024, Ternyata Cair Tanggal Segini
Dengan bekerja sama, koalisi ini akan dapat merespons taktik perang Ukraina yang berubah-ubah.
"Dan saya pikir itu akan menjadi kekuatan koalisi ini untuk dapat menyediakan apa yang mereka butuhkan dalam jangka pendek," katanya.
Ollongren mengatakan Belanda akan menyumbangkan keahlian teknologi tinggi dari sektor komersial, tetapi menolak untuk memberikan rincian teknis atau keuangan.
Baca Juga: VIRAL Penyanyi Kunto Aji Jadi Petugas Linmas TPS, Warganet: Keren Banget Anggarannya Pasti Mahal!
Sebelumnya pada bulan lalu, Kementerian Pertahanan Ukraina mengumumkan partisipasi Inggris dalam penyaluran senjata.
Drone sendiri telah menjadi bagian penting dari strategi masa perang Ukraina dan Rusia untuk pengintaian dan menyerang target yang sebagian besar karena harganya yang relatif murah.
Baca Juga: Hacker Rusia Serang Sistem Telekomunisi Raksasa Ukraina, Berhasil Susupi Perusahaan Sejak Tahun Lalu
Saat ini, kedua belah pihak menggunakan ribuan drone kecil dan murah, yang awalnya dibuat untuk para penggemar dan pembalap untuk melakukan pengawasan dan serangan di medan perang, sementara juga mengembangkan armada pesawat tak berawak yang lebih besar dan lebih jauh yang dapat terbang lebih jauh dan membawa kamera yang lebih berat atau lebih banyak bahan peledak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







