Akurat
Pemprov Sumsel

Belanda Gabung Koalisi Militer Pemasok Drone Canggih ke Ukraina untuk Perang Lawan Rusia

Sulthony Hasanuddin | 15 Februari 2024, 02:00 WIB
Belanda Gabung Koalisi Militer Pemasok Drone Canggih ke Ukraina untuk Perang Lawan Rusia

AKURAT.CO Belanda bergabung dengan koalisi militer sekutunya Inggris untuk memasok teknologi pesawat tak berawak yang canggih ke Ukraina.

Janji dari Belanda ini merupakan tambahan dari pertahanan udara yang disediakan sebelumnya oleh negara titu kepada Ukraina seperti jet tempur F-16, artileri, amunisi, dan sistem pertahanan udara.

Menteri Pertahanan Belanda, Kasja Ollongren mengatakan drone sangat penting dalam perang Ukraina dengan Rusia seraya menjelaskan niat negara tersebut untuk bergabung demi memastikan hal yang dibutuhkan Ukraina.

Baca Juga: Spontan! Komedian Komeng Unggul Sementara di Pemilihan DPD Jabar

"Kami tentu saja tahu bahwa drone sangat penting dalam perang ini," kata Ollongren.

"Itulah sebabnya kami bergabung dengan koalisi drone yang telah dimulai oleh Ukraina bersama dengan Latvia dan negara-negara lain demi memastikan bahwa kami melakukan hal tersebut (meningkatkan produksi, menggunakan teknologi terbaru dan menyediakan apa yang dibutuhkan oleh Ukraina)," tambahnya.

Selain itu, Ollaongren juga mengatakan kemungkinan adanya biaya tambahan di atas 2 miliar euro yang telah dialokasikan untuk tahun 2024.

"Yang baru adalah kami sekarang membentuk koalisi ini. Jadi kami menghubungkan, katakanlah, hal-hal yang kami lakukan secara terpisah ke dalam satu koalisi yang akan dapat menanggapi tuntutan baru Ukraina, karena mereka melihat pertempuran berkembang di garis depan. Dan saya pikir itulah kekuatan dari koalisi ini," ujarnya di kantornya di Den Haag.

Baca Juga: Rincian Gaji Petugas KPPS Pemilu 2024, Ternyata Cair Tanggal Segini

Dengan bekerja sama, koalisi ini akan dapat merespons taktik perang Ukraina yang berubah-ubah.

"Dan saya pikir itu akan menjadi kekuatan koalisi ini untuk dapat menyediakan apa yang mereka butuhkan dalam jangka pendek," katanya.

Ollongren mengatakan Belanda akan menyumbangkan keahlian teknologi tinggi dari sektor komersial, tetapi menolak untuk memberikan rincian teknis atau keuangan.

Baca Juga: VIRAL Penyanyi Kunto Aji Jadi Petugas Linmas TPS, Warganet: Keren Banget Anggarannya Pasti Mahal!

 

Sebelumnya pada bulan lalu, Kementerian Pertahanan Ukraina mengumumkan partisipasi Inggris dalam penyaluran senjata.

Drone sendiri telah menjadi bagian penting dari strategi masa perang Ukraina dan Rusia untuk pengintaian dan menyerang target yang sebagian besar karena harganya yang relatif murah.

Baca Juga: Hacker Rusia Serang Sistem Telekomunisi Raksasa Ukraina, Berhasil Susupi Perusahaan Sejak Tahun Lalu

Saat ini, kedua belah pihak menggunakan ribuan drone kecil dan murah, yang awalnya dibuat untuk para penggemar dan pembalap untuk melakukan pengawasan dan serangan di medan perang, sementara juga mengembangkan armada pesawat tak berawak yang lebih besar dan lebih jauh yang dapat terbang lebih jauh dan membawa kamera yang lebih berat atau lebih banyak bahan peledak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.