Netanyahu: Israel Sedang Mempersiapkan Skenario di Wilayah Selain Gaza

AKURAT.CO Israel terus melancarkan perangnya di Gaza namun juga mempersiapkan skenario di wilayah lain, kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Kamis (11/4/2024).
Perkataan Netanyahu di tengah kekhawatiran bahwa Iran sedang bersiap untuk menyerang Israel sebagai respons atas pembunuhan yang terjadi.
"Siapapun yang merugikan kami, kami akan merugikan mereka. Kami siap memenuhi semua kebutuhan keamanan negara Israel, baik secara defensif maupun ofensif," katanya setelah mengunjungi pangkalan angkatan udara Tel Nof. di Israel selatan.
Baca Juga: Gara-Gara Komentar 'Lampu Merah' Soal Lamine Yamal, Komentator TV Spanyol Dipecat
Israel telah bersiap menghadapi kemungkinan pembalasan Iran atas pembunuhan seorang jenderal senior dan enam perwira Iran lainnya dalam serangan udara di kompleks kedutaan Iran di Damaskus pada 1 April.
Sementara Israel belum menyatakan pihaknya bertanggung jawab, namun pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa Israel harus dihukum atas serangan itu.
Netanyahu melontarkan komentarnya ketika pasukan dan pesawat tempur Israel memulai operasi di Gaza tengah semalam yang menurut militer bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur kelompok bersenjata Palestina.
Baca Juga: Tol Solo-Yogyakarta dan Tol Japek II Selatan Dibuka Fungsional untuk Arus Balik, Ini Jadwalnya
Sebagian besar pasukan Israel telah ditarik keluar dari Gaza, sebagai persiapan untuk serangan terhadap kota Rafah di Gaza selatan, tempat lebih dari 1 juta warga Palestina berlindung.
Namun pertempuran terus berlanjut di berbagai wilayah kantong tersebut.
Warga dan militan mengatakan para pejuang terlibat dalam baku tembak dengan pasukan Israel, yang menyerbu wilayah utara dan selatan kamp pengungsi Al-Nuseirat.
Baca Juga: Jasa Marga Tingkatkan Pelayanan Hadapi Arus Balik Lebaran 2024
Pemboman Israel dari udara, darat, dan laut, yang sejauh ini menghancurkan beberapa bangunan termasuk dua masjid, hampir terjadi tanpa henti, kata mereka.
“Seolah-olah tentara pendudukan melancarkan perang baru,” kata Raouf Abed (20) melalui aplikasi obrolan dari Deir Al-Balah di selatan kamp pengungsi Al-Nuseirat.
“Ledakannya tidak henti-hentinya, suaranya datang dari berbagai arah. Setiap kali kami berharap akan ada gencatan senjata, Israel meningkatkan agresinya, seolah-olah mereka berusaha menekan Hamas dengan menyerang kami, warga sipil,” ujarnya.
Baca Juga: Jasa Marga Prediksi 1,87 Juta Kendaraan Kembali ke Jabodetabek Saat Arus Balik Lebaran
Di pinggiran Zeitoun Kota Gaza, serangan udara Israel menewaskan delapan warga Palestina di sebuah pasar, kata para pejabat kesehatan, sementara serangan udara lainnya menewaskan dua orang lainnya di kamp Jabalia di Gaza utara.
Serangan militer Israel menewaskan 63 warga Palestina dan melukai 45 lainnya dalam 24 jam terakhir.
Setidaknya 33.545 warga Palestina kini telah terbunuh sejak serangan Israel dimulai, kata kementerian, dengan sebagian besar dari 2,3 juta penduduk mengungsi dan sebagian besar wilayah kantong tersebut terbengkalai.
Baca Juga: OpenAI Andalkan Data dari YouTube untuk Latih Model AI GPT-4
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









