Akurat
Pemprov Sumsel

Menahan Diri, Amerika Serikat Pilih Tidak Ambil Bagian dalam Serangan Balasan Israel Terhadap Iran

Sulthony Hasanuddin | 15 April 2024, 18:10 WIB
Menahan Diri, Amerika Serikat Pilih Tidak Ambil Bagian dalam Serangan Balasan Israel Terhadap Iran

AKURAT.CO Presiden Joe Biden memperingatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahwa Amerika Serikat tidak akan mengambil bagian dalam serangan balasan terhadap Iran.

Ancaman perang terbuka yang terjadi antara musuh-musuh Timur Tengah dan tarik-menarik Amerika Serikat membuat negara tersebut gelisah, sehingga memicu seruan untuk menahan diri dari kekuatan global dan negara-negara Arab.

"Timur Tengah berada di ambang kehancuran. Masyarakat di kawasan ini sedang menghadapi bahaya nyata berupa konflik berskala penuh yang menghancurkan. Sekarang adalah waktunya untuk meredakan ketegangan," kata Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres kepada Dewan Keamanan, dikutip Senin (15/4/2024).

Baca Juga: Wajib Tahu Deretan Fakta Serangan Iran ke Israel, Salah Satunya Gunakan Lebih Dari 300 Drone dan Rudal!

Serangan Iran ke Israel membuat Wakil Duta Besar AS untuk PBB, Robert Wood meminta PBB secara tegas mengutuk hal tersebut.

"Biar saya perjelas: jika Iran atau proksinya mengambil tindakan terhadap Amerika Serikat atau mengambil tindakan lebih lanjut terhadap Israel, Iran akan bertanggung jawab,” katanya.

Namun, Biden mengatakan kepada Netanyahu bahwa AS tidak akan berparsitipasi dalam serangan Israel terhadap Iran.

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken dan Menteri Pertahanan, Lloyd Austin juga berbicara dengan rekan-rekannya termasuk di Arab Saudi, Turki, Mesir dan Yordania untuk menekankan perlunya menghindari eskalasi dan pentingnya tanggapan diplomatik yang terkoordinasi.

Baca Juga: Dianggap Membingungkan, Ternyata Ini Penjelasan Ending Film Siksa Kubur yang Tayang di Hari Lebaran

Seraya menekankan bahwa AS akan terus mendukung pertahanan Israel.

Seperti diketahui, Iran melancarkan serangan kepada Israel atas dugaan serangan negara tersebut terhadap kompleks kedutaan besarnya di Suriah pada tanggal 1 April yang menewaskan komandan utama Garda Revolusi.

Serangan Iran juga menyusul bentrokan berbulan-bulan antara Israel dan sekutu regionalnya, yang dipicu oleh perang di Gaza.

Namun, serangan lebih dari 300 rudal dan drone hanya menyebabkan kerusakan ringan di Israel.

Baca Juga: Kecelakaan Maut KM58 Tol Japek, Sopir Gran Max Kelelahan hingga Microsleep

Sebab sebagian besar serangan berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel dan dengan bantuan dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis dan Yordania.

Satu-satunya cedera serius yang dilaporkan Israel adalah terlukanya seorang anak berusia 7 tahun akibat pecahan peluru.

Terdapat juga sedikit kerusakan properti serius yang dilaporkan. Pihak berwenang mengatakan pangkalan Angkatan Udara Israel terkena serangan tetapi masih dapat beroperasi seperti biasa.

Dampak serangan yang terjadi membuat saham-saham Asia melemah dan harga emas naik pada hari ini Senin (15/4/2024) karena sentimen risiko terpukul, meskipun harga minyak turun.

Baca Juga: Bentrokan Sudah Damai, Anggota Polri Tak Bikin Gerakan Tambahan di Sorong

Para pejabat Israel mengatakan lima anggota kabinet perangnya memilih tindakan pembalasan, walaupun panel tersebut berbeda pendapat mengenai waktu dan skala tanggapan semacam itu.

Di sisi lain, dua Menteri Senior Israel mengisyaratkan pembalasan tidak akan terjadi dan Israel tidak akan bertindak sendiri.

"Kami akan membangun koalisi regional dan menentukan dampak dari Iran dengan cara dan waktu yang menurut kami tepat," kata Menteri Berhaluan Tengah, Benny Gantz.

Menteri Pertahanan, Yoaz Gallant juga mengatakan Israel mempunyai kesempatan untuk membentuk aliansi strategis untuk melawan ancaman yang lebih besar dari Iran.

Baca Juga: Menko Airlangga: Dampak Konflik Iran-Israel ke Pasar Finansial Indonesia Akan Terlihat Esok Pagi

Menanggapi serangan Iran, Israel tetap waspada, namun pihak berwenang telah mencabut beberapa tindakan darurat termasuk pelarangan beberapa sekolah dan pembatasan beberapa kegiatan dan pertemuan besar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.