Kisah Korban Insiden Kereta Gantung di Turki, Terjebak Hampir Sepanjang Malam

AKURAT.CO Sebanyak 174 orang yang terjebak di kereta gantung di Turki berhasil dievakuasi pada Sabtu (13/4/2024).
Insiden ini terjadi ketika pod menabrak tiang dan meledak hingga menewaskan satu orang serta melukai tujuh lainnya ketika mereka jatuh ke bebatuan di bawahnya.
Dikutip dari AP News, Senin (15/4/2024), Menteri Dalam Negeri, Ali Yerlikaya, membagikan informasi keberhasilan evakuasi korban kereta gantung tersebut di platform X pada Sabtu sore.
Para pejabat memaparkan bahwa sebanyak 607 personel SAR dikerahkan dibantu 10 helikopter, tim dari badan tanggap darurat, AFAD, penjaga pantai, tim pemadam kebakaran dan tim penyelamat gunung di berbagai wilayah Turki.
Diketahui, helikopter dengan kemampuan penglihatan malam terus melakukan evakuasi korban kereta gantung sepanjang malam.
Mereka terjebak di kereta gantung Tunektepe, tepat di luar Kota Antalya di Mediterania, sejak pukul 17.30 pada hari Jumat saat insiden itu terjadi.
Salah satu warga Istanbul, Hatice Polat, dan keluarganya diselamatkan tujuh jam setelah terjebak.
Ia mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa listrik padam dan podnya terbalik sebanyak empat atau lima kali.
"Malam itu sangat buruk, kami sangat ketakutan. Ada anak-anak bersama kami, mereka pingsan," katanya.
"Sungguh menyiksa berada di sana selama tujuh jam. Itu bergoyang setiap detik, Anda terus-menerus berada dalam ketakutan. Itu sangat traumatis, saya tidak tahu bagaimana kita bisa mengatasi trauma ini," tambahnya mengisahkan.
Baca Juga: Deretan Fakta Proyek Kereta Gantung Rinjani, Amdal Harus Dikaji dengan Serius dan Mendalam
Anadoly Agency yang dikelola pemerintah mengidentifikasi korban tewas merupakan pria Turki berusia 54 tahun.
Korban luka termasuk dua anak dan enam warga Turki serta satu warga Kyrgyzstan.
Mereka segera diselamatkan oleh helikopter penjaga pantai setelah kejadian tersebut.
Gambar-gambar yang beredar di media lokal menunjukkan mobil yang rusak itu bergoyang akibat kabel copot di sisi gunung berbatu saat petugas medis merawat korban luka.
Yerlikaya juga mengumumkan bahwa sebanyak 13 orang telah diselamatkan dari mobil lain kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sebagai informasi tambahan, kereta gantung membawa wisatawan dari Pantai Konyaalti ke restoran dan platform pengamatan di puncak-puncak Tunektepe setinggi 618 meter (2.010 kaki) yang dioperasikan oleh Kota Metropolitan Antalya.
Jalur kereta gantung ini selesai dibangun tahun 2017 dan mendapat pemeriksaan besar-besaran sekitar awal tahun serta pemeriksaan rutin sepanjang tahun.
Kantor Kepala Kejaksaan Antalya telah mengerahkan penyelidikan.
Sebuah komisi ahli yang terdiri dari insinyur mesin dan listrik serta ahli kesehatan dan keselamatan ditugaskan untuk mengidentifikasi penyebab insiden tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








