Akurat
Pemprov Sumsel

Jokowi: Pembunuhan Ismail Haniyeh Bentuk Kekerasan yang Tak Bisa Ditoleransi

Silvia Nur Fajri | 1 Agustus 2024, 11:40 WIB
Jokowi: Pembunuhan Ismail Haniyeh Bentuk Kekerasan yang Tak Bisa Ditoleransi

AKURAT.CO Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengecam dan mengutuk tindakan pembunuhan Ismail Haniyeh, kepala biro politik Hamas, yang terjadi di Teheran, Iran. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk kekerasan yang tidak bisa ditoleransi.

"Itu sebuah kekerasan, pembunuhan yang tidak bisa ditoleransi," kata Jokowi usai meresmikan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Karya Kreatif Indonesia 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (1/8/2024).

Dia mengatakan, pembunuhan ini terjadi di wilayah kedaulatan Iran, sehingga seharusnya mendapat kecaman dari semua pihak. "Saya kira semua, termasuk Indonesia, mengecam keras kekerasan dan pembunuhan seperti itu," ujarnya.

Baca Juga: Tewasnya Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh Dikhawatirkan Bikin Timur Tengah Makin Memanas

Ismail Haniyeh tewas dalam sebuah serangan yang terjadi di kediamannya di Teheran pada pagi hari tersebut. Menurut laporan, Haniyeh berada di Teheran sejak Selasa (30/7/2024) untuk menghadiri pelantikan presiden baru Iran, Masoud Pezeshkian, serta melakukan pertemuan dengan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Hamas menuduh Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, Israel enggan memberikan komentar mengenai tuduhan ini.

Haniyeh, yang menjabat sebagai kepala biro politik Hamas sejak 2017 setelah menggantikan Khaled Meshaal, dikenal sebagai tokoh penting setelah menjabat sebagai Perdana Menteri Palestina pada 2006.

Dia mendapatkan posisi tersebut setelah Hamas memenangkan pemilihan umum parlemen. Sejak saat itu, Haniyeh tinggal di pengasingan, berpindah antara Turki dan Qatar. Dia bergabung dengan Hamas pada tahun 1987 saat Intifada Pertama.

Selama agresi Israel terhadap Palestina, Haniyeh dan keluarganya menjadi sasaran serangan. Pada April lalu, tiga anak dan empat cucu Haniyeh tewas dalam serangan Israel. Kejadian tersebut menambah panjang daftar korban kekerasan yang dialami oleh keluarga Haniyeh di tengah konflik yang berkepanjangan antara Israel dan Palestina.P

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.