Prabowo Temui Biden di Gedung Putih, Bahas Kerja Sama Strategis hingga Situasi Gaza

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, bertemu dengan Presiden Amerika Serikat ke-46, Joe Biden, di Gedung Putih, Pennsylvania Avenue, Washington DC, Selasa (12/11/2024) sore waktu setempat.
Prabowo tiba di Gedung Putih pada pukul 14.09 waktu setempat atau dini hari WIB. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh persahabatan, dengan pembicaraan empat mata selama sekitar satu jam.
Keduanya membahas penguatan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, serta tantangan global saat ini, termasuk situasi di Gaza, Palestina, dan Laut China Selatan.
"Kami juga membahas tantangan global, termasuk situasi di Gaza dan Laut Cina Selatan," ujar Biden dalam pernyataannya.
Baca Juga: Tanggal 13 November Memperingati Hari Apa? Cek Perayaannya di Sini
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengawali dengan menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya atas sambutan yang diberikan Biden.
Ia juga mengapresiasi perhatian Biden yang secara langsung menelepon untuk memberikan selamat atas terpilihnya dirinya sebagai Presiden RI.
"Terima kasih, Presiden Biden, atas sambutan hangat ini. Saya sangat menghargai panggilan Anda yang memberi selamat atas terpilihnya saya," ujar Prabowo.
Biden menyatakan, kemitraan antara Indonesia dan AS selama 75 tahun ini merupakan yang terkuat yang pernah ada, dan kedua negara berkomitmen untuk melanjutkan hubungan ini secara komprehensif.
"Selama 75 tahun, hubungan diplomatik antara AS dan Indonesia telah menjadi salah satu kemitraan terkuat, dan hari ini kami akan membahas langkah untuk memperkuat hubungan ini," kata Biden.
Prabowo juga menegaskan pentingnya persahabatan AS bagi Indonesia. Ia mengakui bahwa AS adalah salah satu negara yang mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia dan membantu Indonesia pada saat-saat yang sulit.
"Amerika Serikat bagi kami adalah teman yang sangat baik. AS mendukung kami dalam perjuangan kemerdekaan dan telah membantu kami berkali-kali ketika kami membutuhkan," ujar Prabowo.
Dalam pertemuan tersebut, Biden menyampaikan beberapa poin utama, termasuk komitmen untuk mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, memerangi krisis iklim di mana Indonesia menjadi mitra penting dalam transisi energi hijau, membangun rantai pasokan yang aman dan tangguh, serta menjaga kemitraan strategis komprehensif yang mencakup kerja sama keamanan.
Prabowo pun menyatakan komitmennya untuk memperkuat hubungan baik antara Indonesia dan AS dalam mencapai tujuan bersama kedua negara.
"Oleh karena itu, saya akan bekerja untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan AS dan berusaha mewujudkan tujuan ini. Kami memiliki kerja sama yang kuat," pungkas Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








