Bantah Ada Dedolarisasi, Indonesia Tetap Komitmen Ingin Gabung BRICS

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan sikap Indonesia tidak pernah berubah untuk mengupayakan keinginannya bergabung dengan BRICS, sebuah blok ekonomi baru yang didirikan oleh Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan pada 2011.
Hal itu ditegaskan Sugiono, di tengah situasi ancaman oleh Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang menyebut bahwa anggota BRICS akan mendapat tarif impor 100 persen, jika membuat mata uang baru dan melakukan dedolarisasi.
Kendati begitu, dia juga menegaskan bahwa Indonesia akan mengkaji ulang keinginan tersebut jika memang ada ancaman yang dapat dirasakan Indonesia.
Baca Juga: Mampukah Trump Membendung Dedolarisasi oleh BRICS?
"Kita masih belum, belum ada perubahan. Sekali lagi, kalau misalnya itu merupakan sesuatu yang sifatnya mengancam kepentingan nasional, kita bisa saja melihat kembali seperti apa," kata Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2024).
Selain itu, Sugiono juga membantah terkait adanya keinginan BRICS untuk melakukan dedolarisasi. Dia menyebut, bahwa hal itu sama sekali tidak dibicarakan dalam KTT BRICS yang digelar sebelumnya.
"Pada saat KTT BRICS di Kazan itu tidak ada bicara mengenai dedolarisasi. Kalau misalnya ada statement dari Presiden terpilih Amerika Serikat seperti itu, yang pasti pada saat KTT kemarin itu tidak dibicarakan," ujarnya.
Begitu juga terkait dengan isu bahwa BRICS akan membuat mata uang sendiri. Dia menegaskan, bahwa hal itu sama sekali tidak dibicarakan dalam acara KTT.
"Dan kemudian yang kalau menggunakan mata uang, kemarin juga tidak ada pembicaraan mengenai mata uang, yang dibicarakan adalah situasi hubungan multilateral, suasana geopolitik, saya kira itu saja," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








