AKURAT.CO Pemerintah Inggris menyambut keruntuhan rezim Bashar Al-Assad di Suriah yang terjadi pada Minggu (8/12/2024).
Inggris menyebut perkembangan tersebut sebagai keadaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, seraya menekankan pentingnya memastikan solusi politik.
"Perkembangan di Suriah dalam beberapa jam dan hari terakhir ini sangat luar biasa. Dan kami berbicara dengan mitra-mitra kami di kawasan serta memantau situasi secara saksama," jelas Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, melalui pernyataan resmi, Senin (9/12/2024).
Baca Juga: Istana Diserbu, Keberadaan Presiden Suriah Bashar Al-Assad Belum Diketahui
Starmer menegaskan bahwa Inggris menyambut kepergian Bashar Al-Assad karena rakyat Suriah telah terlalu lama menderita di bawah rezim tersebut.
"Fokus kami sekarang adalah memastikan agar solusi politik diupayakan guna memulihkan perdamaian dan stabilitas," katanya menambahkan, diberitakan Anadolu.
Starmer juga menyerukan semua pihak untuk melindungi warga sipil dan kelompok minoritas.
Baca Juga: Profil Presiden Suriah Bashar al-Assad, Pemimpin yang Kabur dari Damaskus
Serta memastikan bantuan penting menjangkau kalangan yang paling rentan dalam beberapa jam dan hari mendatang.
Selama 10 hari terakhir, pasukan oposisi melancarkan serangan kilat yang berhasil merebut kota-kota strategis di Suriah.
Hingga pada Sabtu dan Minggu berhasil merebut Ibu Kota Damaskus.
Baca Juga: Serangan Udara Israel di Suriah Menewaskan Anggota Senior Garda Revolusi Iran
Kemajuan cepat itu, yang didukung oleh unit-unit militer yang membelot, mengakibatkan rezim Assad runtuh setelah 13 tahun berlangsungnya perang saudara.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut, Bashar Al-Assad memutuskan untuk mundur dari jabatannya dan meninggalkan Suriah tanpa mengungkapkan tujuannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








