UNRWA: Fasilitas Kesehatan di Gaza Jadi Sasaran Serangan Israel

AKURAT.CO Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, mengeluarkan pernyataan keras terkait kondisi tragis di Jalur Gaza.
Dalam peringatan Pekan Kesehatan Dunia yang berlangsung 7–13 April, Lazzarini menyoroti ironi mendalam: saat dunia merayakan kesehatan, warga Gaza justru kehilangan akses terhadapnya.
Lewat unggahan resmi di platform X pada Senin (7/4/2025), Lazzarini memperingatkan, pusat-pusat layanan kesehatan di Gaza terus menjadi sasaran serangan Israel, sementara pasokan medis dan kebutuhan pokok semakin menipis akibat blokade dan agresi yang tak kunjung reda.
"Petugas kesehatan di Gaza dibunuh atau terluka, fasilitas medis dihancurkan. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum humaniter internasional, ini adalah tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di depan mata dunia," tegasnya.
Baca Juga: Soal Pertemuan Prabowo–Megawati, Dasco: Segera Terjadi
Ia menambahkan, momen Hari Kesehatan Dunia tahun ini seharusnya menjadi waktu untuk merayakan kehidupan, kesembuhan, dan akses terhadap layanan medis.
Namun di Gaza, kata Lazzarini, yang terjadi justru sebaliknya: kesedihan, kehilangan, dan kehancuran.
"Alih-alih merayakan kesehatan, kita justru meratapi ketiadaannya di Gaza," ucapnya dengan nada duka.
Laporan UNRWA ini mempertegas kondisi darurat yang tengah dihadapi lebih dari dua juta penduduk Gaza, yang saat ini hidup di bawah bayang-bayang kehancuran, tanpa layanan kesehatan layak, dan nyaris tanpa perlindungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










