Kapan Hasil Paus Baru Diumumkan? Ini Sederet Tahapan Konklaf yang Sakral dan Rahasia

AKURAT.CO Pemilihan Paus baru melalui konklaf selalu menjadi momen sakral dan penuh rahasia yang dinantikan umat Katolik di seluruh dunia.
Setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025, Vatikan memasuki masa sede vacante atau kekosongan takhta kepausan.
Proses konklaf untuk memilih pemimpin Gereja Katolik berikutnya kini tengah berlangsung di Kapel Sistina, dengan tahapan-tahapan yang dijalankan secara tertutup dan khidmat agar hasilnya dapat disambut penuh kepercayaan dan doa umat.
Sederet Tahapan Konklaf
Konklaf berasal dari bahasa Latin cum clave, yang bermakna “dengan kunci”.
Hal ini menggambarkan tradisi para kardinal yang dikurung dalam satu ruang tertutup tanpa kontak dengan dunia luar selama proses pemilihan berlangsung, dengan tujuan menjaga kerahasiaan dan menghindari campur tangan politik.
Berikut adalah tahapan utama konklaf yang berlangsung:
1. Pengumpulan kardinal pemilih
Sekitar 120 hingga 135 kardinal berusia di bawah 80 tahun dari seluruh dunia berkumpul di Vatikan.
Mereka harus hadir pada prosesi pembukaan di Basilika Santo Petrus untuk Misa Pro Eligendo Romano Pontifice, yakni misa khusus memohon bimbingan Roh Kudus agar proses pemilihan berjalan benar dan adil.
2. Masuk dan pengucapan sumpah dalam kapel sistina
Para kardinal kemudian berjalan bersama menuju Kapel Sistina untuk memulai konklaf secara resmi.
Mereka mengucapkan sumpah kerahasiaan dan menaati aturan yang berlaku, seperti tidak berkomunikasi dengan dunia luar selama proses berlangsung.
Setelah itu, pintu kapel dikunci dan proses pemilihan dimulai.
3. Pemungutan suara rahasia
Suara dipungut dalam surat suara tertulis berwarna putih bertuliskan “Eligo in Summum Pontificem” (Saya memilih Paus Tertinggi).
Setiap suara dihitung dengan teliti untuk memastikan integritas pemilihan. Mayoritas dua pertiga suara diperlukan untuk seorang kardinal dapat dinyatakan terpilih.
4. Ronde pemungutan suara
Biasanya akan diadakan dua putaran suara setiap pagi dan dua lagi setiap sore, maksimal empat suara per hari.
Jika setelah beberapa hari belum ada yang terpilih, para kardinal dapat menunda sementara pemungutan suara untuk berdoa dan berdiskusi secara internal demi refleksi dan mencari solusi.
Kapan Hasil Paus Baru Diumumkan?
Hasil pemilihan Paus baru diumumkan melalui tanda asap dari cerobong di atas Kapel Sistina.
Asap hitam menunjukan bahwa belum ditemukan Paus yang memperoleh mayoritas suara, sedangkan asap putih mengindikasikan pemilihan berhasil dan Paus baru telah terpilih.
Begitu asap putih mengepul, kardinal tertinggi (Protodiakon) akan keluar ke balkon Basilika Santo Petrus dan mengumumkan secara resmi dengan kalimat Latin:
“Annuntio vobis gaudium magnum; Habemus Papam!” yang berarti "Aku mengumumkan kepada kalian kabar sukacita besar; Kita memiliki Paus!".
Setelah pengumuman, Paus baru tampil di balkon, memberikan berkat apostolik Urbi et Orbi (“Untuk kota Roma dan untuk dunia”) yang menjadi simbol berkat khusus dan indulgensi rohani bagi umat Katolik yang memenuhi syarat tertentu.
Proses Pasca Pemilihan: Memilih Nama dan Memulai Kepemimpinan
Setelah terpilih dan menerima pemilihan, Paus baru memilih nama kepausannya yang seringkali dipilih berdasarkan inspirasi pribadi, penghormatan kepada santo tertentu, atau visi masa depan kepemimpinannya.
Proses pemilihan nama ini juga punya makna sakral dan sering jadi momen emosional bagi Paus baru.
Sesaat setelah memilih nama, Paus mengenakan jubah putih tradisional dan simbol kepausan lainnya sebelum disambut oleh seluruh umat Katolik di dunia melalui pengumuman resmi dan penampilan publik pertamanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










