Evaluasi Total, Presiden Filipina Minta Semua Menteri Mengundurkan Diri

AKURAT.CO Presiden Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos, memerintahkan semua menteri mengundurkan diri secara sukarela, setelah para kandidat yang didukung pemerintah meraih hasil mengecewakan dalam pemilu sela pada 12 Mei lalu.
Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Filipina pada Kamis (22/5/2025) menjelaskan bahwa perombakan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi Marcos mengevaluasi kinerja setiap departemen.
Untuk kemudian menentukan siapa yang akan lanjut menjabat sejalan dengan prioritas pemerintahan yang disesuaikan ulang.
"Langkah ini menandai transisi yang jelas dari fase awal pemerintahan menuju pendekatan yang lebih terfokus dan berbasis kinerja," jelas PCO Filipina, dikutip Xinhua, Sabtu (24/5/2025).
Baca Juga: Dipindahkan ke Filipina, Mary Jane Tak Bisa Masuk Indonesia Seumur Hidup
PCO meyakinkan rakyat Filipina bahwa layanan pemerintahan tidak akan terganggu selama masa transisi berlangsung.
Ferdinand Romualdez Marcos terpilih sebagai Presiden Filipina pada 2022 dan memiliki sisa tiga tahun untuk menyelesaikan masa jabatan tunggal hingga 2028.
Baca Juga: Prabowo Temui Presiden Filipina Marcos Jr, Didoakan Sukses Pimpin Indonesia
Dalam pemilu yang baru saja berakhir, hanya enam kandidat senat yang didukung Marcos berhasil mendapatkan kursi. Hasil yang jauh di bawah harapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








