Kocar-kacir, Zionis Israel Mulai 'Ngemis' Bantuan Internasional Cegat Rudal Iran

AKURAT.CO Dalam situasi yang semakin panas akibat eskalasi militer di Timur Tengah, entitas zionis ‘Israel’ mulai kocar-kacir dam dilaporkan 'ngemis' bantuan dari sejumlah negara untuk menghadang serangan rudal dan drone yang diluncurkan oleh Iran.
Permintaan ini muncul setelah serangan balasan Iran menyasar berbagai wilayah, termasuk Tel Aviv, sebagai respons atas serangan udara ‘Israel’ terhadap fasilitas strategis Iran beberapa hari sebelumnya.
Mengutip laporan Otoritas Penyiaran Israel (KAN), permintaan bantuan itu ditujukan kepada beberapa negara besar, termasuk Prancis dan Inggris.
KAN menyebut, “Otoritas Israel telah secara resmi meminta bantuan internasional untuk mencegat pesawat nirawak dan rudal balistik Iran yang diluncurkan ke Israel, dengan permintaan tersebut diajukan ke Prancis dan Inggris.”
Menurut laporan yang sama, Inggris menjadi negara pertama yang merespons permintaan tersebut dan telah memberikan dukungan pertahanan kepada ‘Israel’.
Baca Juga: Ternyata Ini Asal-muasal Kenapa Israel Serang Iran!
Seorang pejabat dari pihak ‘Israel’ mengonfirmasi bahwa Inggris sebelumnya juga terlibat dalam dua konfrontasi besar dengan Iran yang dikenal sebagai operasi “True Promise I” dan “True Promise II”.
Sementara itu, tanggapan Prancis masih belum final. “Seorang pejabat Prancis mengatakan bahwa negaranya masih ragu untuk memberikan bantuan kepada ‘Israel’,” tulis KAN, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Melansir TRT World, sejumlah negara kini sedang membentuk koalisi internasional untuk membantu ‘Israel’ dalam menghadapi gempuran rudal balistik dan drone milik Iran. Langkah ini memicu berbagai reaksi dari dunia internasional yang memantau ketegangan antara kedua pihak.
Ketegangan ini dipicu oleh serangan udara ‘Israel’ pada Jumat lalu yang menyasar beberapa fasilitas militer dan nuklir di Iran. Serangan tersebut mendorong Teheran untuk melakukan serangan balasan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Baca Juga: Serangan Israel ke Iran Buat Jemaah Haji Iran Tertahan di Arab Saudi
Menurut data resmi dari pihak ‘Israel’, serangan rudal Iran telah menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai lebih dari 370 lainnya.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa sejak dimulainya serangan ‘Israel’, sebanyak 224 warga Iran tewas dan 1.277 orang terluka.
Konflik ini menunjukkan belum adanya tanda-tanda mereda, dan dukungan militer dari negara-negara Barat terhadap ‘Israel’ bisa menjadi pemicu eskalasi baru di kawasan yang telah lama dilanda ketegangan politik dan militer.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









