Akurat
Pemprov Sumsel

Tragedi Politik di Meksiko: Penembakan Ajudan Wali Kota, 13 Orang Ditangkap

Kumoro Damarjati | 21 Agustus 2025, 08:18 WIB
Tragedi Politik di Meksiko: Penembakan Ajudan Wali Kota, 13 Orang Ditangkap

AKURAT.CO Sebanyak 13 orang ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam pembunuhan terhadap dua ajudan dekat Wali Kota Meksiko, Clara Brugada. Korban adalah sekretaris pribadinya, Ximena Guzmán, serta penasihatnya, José “Pepe” Muñoz. Insiden tragis ini terjadi pada 20 Mei 2025, dan penangkapan dilakukan tiga bulan kemudian dalam operasi besar oleh otoritas kota dan federal.

Kronologi Kejadian dan Rincian Penyelidikan

Insiden Serangan (20 Mei 2025):

Guzmán dan Muñoz dibunuh pada pagi hari saat Guzmán menjemput Muñoz di dekat metro di kawasan Moderna, Calzada de Tlalpan, Kota Meksiko. Penyerang bertindak cepat dengan menembak dari jarak dekat kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Pelaku ditengarai telah memantau korban selama beberapa hari sebelum serangan.
Bukti termasuk temuan sepeda motor serta dua kendaraan lainnya—semuanya digunakan dalam pelarian menuju Negara Bagian Meksiko setelah menyerang.

Siasat serangan diperkirakan sangat terencana: pencurahan surveilans, penggunaan beberapa kendaraan, dan perpindahan pelaku untuk menghindari pengejaran.

Jaksa kota, Bertha Alcalde Luján, menyebut ini sebagai “serangan langsung dengan perencanaan matang” oleh pelaku berpengalaman.

Penangkapan (20 Agustus 2025):

Dalam operasi gabungan yang melibatkan Kepolisian Kota Meksiko, lembaga federal, dan militer dini hari, 13 tersangka ditangkap. Tiga di antaranya diduga pelaku langsung, sementara sisanya terkait dalam logistik lopak.

Wali Kota Brugada menyatakan ini adalah “terobosan besar pertama” dalam kasus yang masih berjalan.

Meskipun modus serangan mencerminkan metode geng, otoritas belum mengungkap motif pasti. Fokus penyelidikan tetap pada identifikasi pelaku dan jaringan yang terlibat.

Presiden: Aksi Keji, Tak Ada Impunitas

Kota Meksiko sendiri dikenal relatif aman dibanding wilayah lain, namun aksi kekerasan yang juga cukup signifikan, seperti terjadi kepada kepala keamanan kota 2020, Omar García Harfuch, yang sekarang menjabat Menteri Keamanan Nasional. Beruntung Omar dalam serangan pada 26 Juni 2020 itu selamat meski menderita luka. Tetapi dua pengawalnya tewas.

Presiden Claudia Sheinbaum (mantan wali kota) mengecam kasus pembunuhan Guzman dan Munos ini sebagai tindakan “keji” dan menegaskan tidak akan ada impunitas.

Menurut Wikipedia, kasus Guzmán dan Muñoz masuk ke dalam daftar pejabat yang terbunuh tahun 2025, termasuk posisi penting di pemerintahan ibu kota.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.