Akurat
Pemprov Sumsel

Sejarah Baru Hubungan Jepang–Korea Selatan: Menhan Nakatani Dijadwalkan Kunjungi Seoul 8 September

Kumoro Damarjati | 22 Agustus 2025, 08:47 WIB
Sejarah Baru Hubungan Jepang–Korea Selatan: Menhan Nakatani Dijadwalkan Kunjungi Seoul 8 September

AKURAT.CO Menteri Pertahanan Jepang, Jenderal Gen Nakatani, dilaporkan berencana melakukan kunjungan resmi ke Korea Selatan pada 8 September 2025 untuk berunding dengan Menteri Pertahanan Korea Selatan, Ahn Gyu-bak.

Agenda utama pertemuan tersebut adalah memperkuat kerja sama keamanan bilateral serta menekankan kemitraan trilateral bersama Amerika Serikat dalam menghadapi tantangan geopolitik di Asia Timur.

Selain itu, Nakatani juga dikabarkan mempertimbangkan untuk bertemu dengan Menteri Unifikasi Korea Selatan, Chung Dong-young, guna membahas isu stabilitas Semenanjung Korea. Niat kunjungan ini sebelumnya telah disampaikan Nakatani melalui panggilan video dengan Menhan Ahn pada awal Agustus.

Menurut laporan Asahi Shimbun, kunjungan ini akan menjadi yang pertama bagi seorang Menhan Jepang ke Korea Selatan sejak 2015.

Memperkuat Kerja Sama Jepang–Korea Selatan di Tengah Ketegangan Regional

Rencana kunjungan Nakatani dinilai sebagai sinyal positif dalam hubungan Jepang–Korea Selatan yang kerap dibayangi konflik sejarah, termasuk perselisihan soal masa lalu kolonialisme dan sengketa perdagangan. Namun, meningkatnya ancaman dari Korea Utara dan ekspansi militer China mendorong kedua negara untuk memperkuat sinergi pertahanan.

Melalui komunikasi video awal Agustus, Ahn dan Nakatani menegaskan bahwa kerja sama pertahanan bilateral dan trilateral dengan AS merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas kawasan. Langkah ini juga sejalan dengan “Camp David Principles” yang disepakati pada Agustus 2023, di mana Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat berkomitmen memperdalam koordinasi keamanan di Asia Timur.

Langkah-Langkah Normalisasi Hubungan Pertahanan

Upaya menuju normalisasi hubungan militer kedua negara sebenarnya sudah terlihat sejak 2024. Saat itu, Menlu Jepang Minoru Kihara dan Menhan Korea Selatan Shin Won-sik sepakat melanjutkan pertukaran militer serta memastikan agar insiden radar lock-on 2018 tidak terulang.

Di tahun yang sama, Gen Nakatani juga melakukan kunjungan bersejarah ke kapal perang Korea Selatan — simbol langkah simbolis namun penting dalam membina kembali kepercayaan.

Tak hanya dengan Korea Selatan, Jepang juga memperluas kiprah pertahanannya di tingkat global. Tokyo kini aktif menjalin kerja sama dengan NATO, termasuk terlibat dalam program NSATU (NATO Security Assistance and Training for Ukraine), sebagai bukti peran lebih besar Jepang dalam keamanan internasional.

Selain itu, Jepang membentuk Japan Self-Defense Force Joint Operations Command, yang memperkuat integrasi operasional dengan US Forces Japan. Hal ini memperlihatkan kesiapan Jepang dalam merespons ancaman regional, baik dari Korea Utara maupun China.

Pentingnya Kunjungan Nakatani ke Korea Selatan

Jika terlaksana sesuai jadwal, kunjungan Gen Nakatani akan menjadi pertemuan resmi Menhan Jepang pertama ke Korea Selatan dalam satu dekade terakhir. Hal ini menandakan betapa dinamis dan kompleksnya hubungan bilateral kedua negara.

Secara garis besar, ada tiga fokus utama yang akan dibahas dalam kunjungan tersebut. Yakni memulihkan dan memperkuat kerja sama keamanan bilateral Jepang–Korea Selatan. Yang kedua, menegaskan kembali komitmen trilateral dengan Amerika Serikat. Yang terakhir, mengeksplorasi kerja sama lintas bidang, termasuk diskusi dengan Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengenai isu stabilitas Semenanjung Korea.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.