Tiga Pria Ditangkap di Johor, Bangkai Harimau Malaya Ditemukan dalam Mobil

AKURAT.CO Tiga pria berusia 28–49 tahun ditangkap setelah pihak berwenang Malaysia menemukan bangkai harimau Malaya di dalam sebuah mobil serbaguna saat operasi gabungan di Felda Tenggaroh, Johor. Satwa langka dan dilindungi itu diyakini diburu secara ilegal.
Operasi Gabungan Tangkap Pemburu Liar
Penggerebekan berlangsung dalam Operasi Bersepadu Khazanah, melibatkan tim intelijen Unit Cadangan Federal (FRU) Bukit Aman bersama Departemen Margasatwa dan Taman Nasional Johor (Perhilitan). Informasi dari masyarakat memicu penggeledahan kendaraan, yang berujung pada penemuan bangkai harimau Malaya.
Ketiga tersangka tidak dapat menunjukkan izin kepemilikan satwa dilindungi. Polisi menyita bangkai harimau, kendaraan, serta empat ponsel sebagai barang bukti. Seluruhnya dibawa ke Markas Besar Kepolisian Distrik Mersing untuk proses lebih lanjut.
Luka Parah dan Enam Tembakan
Menurut penyelidik, harimau Malaya itu ditemukan dengan luka serius, termasuk kemungkinan akibat perangkap dan enam luka tembak di kepala yang diduga menjadi penyebab kematiannya. Kasus ini diselidiki berdasarkan Pasal 70 Undang-Undang Konservasi Satwa Liar 2010, yang mengatur larangan memelihara atau memiliki satwa liar tanpa izin khusus.
Komitmen Tegas Lindungi Satwa
Komandan FRU Asisten Komisaris Senior Rosli Md Yusof menegaskan pentingnya operasi intelijen dalam memerangi perburuan liar.
“Harimau Malaya adalah harta nasional tak ternilai. Kehilangannya akibat keserakahan manusia merupakan pengkhianatan terhadap warisan kita. Kami berkomitmen memberantas perburuan liar demi keberlanjutan generasi mendatang,” ujarnya.
Ketiga tersangka kini ditahan Perhilitan Johor untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihak berwenang menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam perburuan atau perdagangan satwa liar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






