Akurat
Pemprov Sumsel

Menlu Polandia Peringatkan Rusia: Jangan Protes jika Pesawat Ditembak Jatuh di Wilayah NATO

Kumoro Damarjati | 23 September 2025, 09:14 WIB
Menlu Polandia Peringatkan Rusia: Jangan Protes jika Pesawat Ditembak Jatuh di Wilayah NATO


AKURAT.CO Menteri Luar Negeri Polandia Radosław Sikorski mengeluarkan peringatan keras kepada Moskow terkait pelanggaran wilayah udara NATO. Dalam sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Senin (23/9), Sikorski menegaskan Rusia tidak berhak mengajukan protes bila pesawat atau rudalnya ditembak jatuh setelah memasuki wilayah NATO.

“Jika rudal atau pesawat lain memasuki wilayah kami tanpa izin, baik sengaja maupun tidak sengaja, dan ditembak jatuh hingga puingnya jatuh di NATO, mohon jangan datang ke sini untuk mengeluh. Anda telah diperingatkan,” tegas Sikorski.

Jet Rusia Langgar Wilayah Estonia

Sidang darurat itu digelar setelah tiga jet militer Rusia terdeteksi melanggar wilayah udara Estonia pada 19 September selama 12 menit. Jet-jet tersebut akhirnya dihalau pesawat tempur F-35 Italia yang bertugas di bawah komando NATO.

Insiden ini memicu kekhawatiran baru di Eropa, terlebih setelah Rusia mengirim pesawat nirawak ke Polandia dan Rumania pada awal bulan, membuat NATO meningkatkan siaga di seluruh kawasan.

Sikap Tegas Pemerintah Polandia

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menegaskan negaranya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas.

“Kami akan menembak jatuh objek terbang yang melanggar wilayah udara Polandia tanpa diskusi. Tidak ada ruang perdebatan di sini,” kata Tusk dalam konferensi pers.

Sikorski juga melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan luar negeri Rusia.

“Kami tahu Anda tidak peduli dengan hukum internasional, dan tidak mampu hidup damai dengan tetangga Anda. Nasionalisme Anda yang gila hanya akan berhenti ketika menyadari era kekaisaran sudah berakhir,” ujarnya.

Uni Eropa Siapkan “Tembok Nirawak”

Pelanggaran berulang Rusia terhadap wilayah NATO mendorong Uni Eropa mengkaji langkah pertahanan tambahan. Tujuh negara anggota UE dijadwalkan menggelar pertemuan daring bersama Komisi Eropa dan Ukraina pada Jumat mendatang untuk membahas pembangunan “tembok nirawak” di perbatasan timur Eropa. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keamanan dan menekan ancaman militer Rusia di kawasan.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.