Viral! Acara Resmi Kementerian Malaysia Sajikan Alkohol, Anwar Ibrahim Murka

AKURAT.CO Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia (MOTAC) berjanji akan memperketat pengawasan serta memastikan kepatuhan terhadap pedoman dan standar etika penyelenggaraan acara. Wacana ini mencuat setelah kontroversi penyajian alkohol dalam sebuah jamuan resmi yang baru-baru ini menuai reaksi publik.
Dalam pernyataan resminya, MOTAC menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden tersebut yang telah memicu kritik dan ketidaknyamanan di kalangan masyarakat.
“Dengan rasa tanggung jawab dan kerendahan hati, kementerian menyesalkan segala kebingungan atau kesalahpahaman yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan masyarakat Malaysia,” tulis pernyataan itu.
MOTAC menegaskan, insiden ini menjadi pelajaran berharga dan pihaknya berkomitmen memastikan kejadian serupa tidak terulang. Semua program di bawah naungan kementerian, kata MOTAC, akan diawasi dengan lebih ketat agar sepenuhnya mematuhi kode etik dan pedoman resmi yang berlaku.
Kementerian juga menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim atas kritik dan bimbingannya yang tegas namun membangun, serta dukungan berkelanjutan dalam memperkuat sektor pariwisata, seni, dan budaya nasional.
“Kementerian akan mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk memperkuat komunikasi internal dan meningkatkan kinerja demi memenuhi tanggung jawab kepada rakyat dan bangsa,” tambah pernyataan itu.
Sebelumnya, Perdana Menteri Anwar Ibrahim memberikan peringatan keras kepada Menteri Datuk Seri Tiong King Sing dan MOTAC agar tidak mengulangi tindakan penyajian alkohol di acara resmi pemerintah. Ia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah melarang penyajian alkohol di setiap acara resmi, terlepas dari apakah acara tersebut dianggap telah berakhir.
“Penjelasan Motac adalah ini setelah selesai acara rasmi, tetapi tempat yang sama dan majlis yang sama. Kami telah memberi peringatan keras kepada menteri dan kementerian supaya tidak mengulangi kesilapan ini, walaupun penjelasan ini bahawa program berakhir, tetapi tidak wajar sama sekali,” kata Anwar Ibrahim dalam video dimuat naik dalam akaun X Bernama.
Kontroversi ini bermula dari jamuan makan malam Global Travel Meet, di mana foto-foto yang memperlihatkan para tamu dan pejabat memegang gelas anggur dan bir menjadi viral di media sosial. Gambar tersebut memicu kritik publik karena dianggap mengabaikan protokol resmi dan sensitivitas masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








