AS Jatuhkan Pembatasan Visa kepada Pejabat Haiti yang Diduga Dukung Geng Bersenjata

AKURAT.CO Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Senin mengumumkan pemberlakuan pembatasan visa terhadap seorang pejabat pemerintah Haiti yang diduga memberi dukungan kepada geng kriminal dan menghambat upaya pemberantasan “geng teroris” di negara tersebut.
Dalam pernyataannya, AS menyebut akan mencabut visa yang masih berlaku milik pejabat tersebut. Namun, identitas orang yang dimaksud tidak diungkap.
Kebijakan pembatasan visa ini merujuk pada aturan yang diumumkan pada Oktober 2022. Aturan itu memberi kewenangan bagi pemerintah AS untuk menolak atau mencabut visa individu—termasuk anggota keluarga tertentu—yang dianggap memberikan dukungan finansial atau material kepada geng atau jaringan kriminal di Haiti.
Departemen Luar Negeri AS menegaskan komitmennya untuk membantu memulihkan stabilitas Haiti dan mendorong kemajuan nyata menuju penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil.
“Rakyat Haiti sudah cukup menderita akibat kekerasan geng, kerusakan, dan konflik politik,” demikian pernyataan itu.
Pemerintahan Trump, lanjutnya, akan mendorong akuntabilitas terhadap siapa pun yang terus memperburuk situasi keamanan di Haiti maupun kawasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








