Akurat
Pemprov Sumsel

Menlu Turki Hakan Fidan: Serangan Udara ke Iran Tak Akan Jatuhkan Rezim

Fitra Iskandar | 10 Februari 2026, 09:04 WIB
Menlu Turki Hakan Fidan: Serangan Udara ke Iran Tak Akan Jatuhkan Rezim

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menegaskan bahwa serangan udara ke Iran tidak akan menyebabkan runtuhnya pemerintahan di negara tersebut. Ia menolak anggapan bahwa aksi militer dapat memicu perubahan rezim secara langsung.

Dalam wawancara langsung dengan CNN Turk pada Senin, Fidan menyatakan bahwa skenario kejatuhan pemerintah Iran akibat serangan udara merupakan asumsi yang tidak realistis.

“Tidak, pemerintah tidak akan runtuh. Saya tidak ingin berspekulasi tentang berbagai skenario di Iran, tetapi rezim tidak akan berubah hanya karena serangan udara. Itu angan-angan,” ujar Fidan.

Serangan Udara ke Iran Dinilai Tak Picu Perubahan Rezim

Menurut Hakan Fidan, serangan udara ke Iran mungkin saja melemahkan kapasitas negara, namun tidak otomatis mengganti sistem pemerintahan yang ada. Ia menilai dampak yang lebih mungkin terjadi adalah pelemahan fungsi negara dalam melayani masyarakat.

“Yang mungkin terjadi adalah pemerintah melemah, sistem melemah, dan menjadi tidak mampu menyediakan layanan publik. Dalam kondisi itu, rezim yang ada bisa saja mengambil keputusan lebih radikal untuk memperbaiki keadaan. Bisa terjadi transformasi dari dalam,” katanya.

Pernyataan ini sekaligus merespons wacana bahwa tekanan militer dapat digunakan sebagai alat perubahan rezim di Teheran.

Turki Dorong Jalur Diplomasi Iran–AS

Komentar Fidan muncul saat Iran dan Amerika Serikat bersiap melanjutkan putaran baru perundingan, yang kembali digelar di Oman pada Jumat lalu setelah tertunda hampir delapan bulan.

Ia menekankan bahwa ketegangan terkait Iran saat ini mendominasi agenda internasional dan kawasan tidak akan kuat menghadapi konflik baru.

“Presiden Recep Tayyip Erdogan menunjukkan sensitivitas maksimum terhadap isu ini. Kami ingin menggunakan semua sarana yang tersedia untuk mencegah kemungkinan perang,” ujar Fidan.

Ankara Jalin Komunikasi dengan Iran dan AS

Fidan mengatakan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah memberikan pengarahan langsung kepadanya mengenai perkembangan negosiasi. Turki, kata dia, juga terus menjalin komunikasi dengan pihak Amerika Serikat.

Meski mengakui situasi masih sulit diselesaikan dalam waktu singkat, Fidan melihat adanya kemauan dari semua pihak untuk melanjutkan dialog. Ia menyebut dorongan terhadap “solusi yang lebih kreatif” kini semakin menguat.

Menurutnya, pendekatan berbasis ancaman perang harus ditinggalkan dan diganti dengan jalur perundingan.

“Saat ini belum terlihat adanya ancaman perang yang langsung. Pintu negosiasi sudah terbuka,” kata Fidan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.