Akurat
Pemprov Sumsel

Pemilu Lokal Prancis Digelar Maret, Ujian Kekuatan Partai Jelang Pilpres 2027

Fitra Iskandar | 5 Maret 2026, 16:35 WIB
Pemilu Lokal Prancis Digelar Maret, Ujian Kekuatan Partai Jelang Pilpres 2027
Bendera Prancis. Foto: Pixabay

AKURAT.CO Prancis akan menggelar pemilihan kepala daerah atau pemilu municipal pada 15 dan 22 Maret mendatang. Pemungutan suara dua putaran ini dinilai menjadi ujian penting bagi kekuatan partai-partai politik menjelang pemilihan presiden 2027.

Pemilu ini akan menentukan kepemimpinan di hampir 35.000 komune di seluruh Prancis, mulai dari kota besar hingga desa kecil dengan jumlah penduduk sangat sedikit.

Para wali kota di Prancis dikenal sebagai pejabat publik yang paling dipercaya masyarakat karena dianggap paling dekat dengan persoalan sehari-hari warga. Karena itu, hasil pemilu lokal sering kali memengaruhi arah politik nasional, terutama ketika digelar hanya sekitar satu tahun sebelum pemilihan presiden.

Ujian Penting bagi Partai Kanan Jauh

Partai sayap kanan jauh National Rally (RN) menjadikan pemilu municipal kali ini sebagai langkah penting untuk memperkuat posisi menjelang Pilpres 2027.

Partai yang dikenal dengan sikap anti-imigrasi dan skeptis terhadap Uni Eropa tersebut selama ini kesulitan meraih banyak kemenangan di tingkat pemerintahan lokal.

Dalam pemilu tahun ini, RN berencana mengajukan sekitar 650 daftar kandidat, jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan pemilu sebelumnya. Partai itu berharap dapat mempertahankan kota yang sudah dikuasainya sekaligus memperluas pengaruh di kota-kota yang lebih besar.

Saat ini, hanya sekitar selusin wali kota di Prancis yang berasal dari atau didukung oleh RN. Partai tersebut juga hanya memimpin satu kota dengan populasi lebih dari 100 ribu penduduk, yaitu Perpignan.

Salah satu pertanyaan besar menjelang Pilpres 2027 adalah kemungkinan terbentuknya aliansi politik antara RN dan partai lain pada putaran kedua pemilu. Selama puluhan tahun, partai-partai arus utama cenderung menolak bekerja sama dengan kelompok kanan jauh, namun sebagian politisi sayap kanan mulai mempertimbangkan kemungkinan tersebut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.