Akurat
Pemprov Sumsel

Amerika Serikat Perintahkan Staf Kedutaan dan Keluarganya Tinggalkan Arab Saudi

Fitra Iskandar | 9 Maret 2026, 11:31 WIB
Amerika Serikat Perintahkan Staf Kedutaan dan Keluarganya Tinggalkan Arab Saudi
Arab Saudi mengatakan dua orang tewas dan 12 luka-luka ketika sebuah proyektil mendarat di provinsi Al Kharj. Foto: Reuters

AKURAT.CO Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memerintahkan sebagian staf pemerintah dan anggota keluarganya meninggalkan Arab Saudi di tengah meningkatnya risiko keamanan di kawasan. Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan menyusul meningkatnya ketegangan militer regional.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam pernyataan singkat pada Minggu mengatakan perintah tersebut berlaku bagi pegawai pemerintah AS yang tidak menjalankan tugas darurat serta anggota keluarga mereka di Saudi Arabia.

Menurut kementerian tersebut, keputusan itu diambil sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan warga negara AS dan staf diplomatik di tengah perkembangan situasi keamanan yang terus berlangsung.

Departemen tidak merinci ancaman spesifik yang mendorong keputusan tersebut. Namun, langkah itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan militer dan keamanan di kawasan Timur Tengah.

Dalam situasi serupa, pemerintah AS biasanya mengurangi keberadaan personel yang tidak esensial di negara yang menghadapi potensi risiko keamanan, sambil tetap mempertahankan staf diplomatik inti agar misi diplomatik tetap berjalan.

Baca Juga: Arab Saudi Peringatkan Iran: Serangan ke Wilayah dan Aset Energi Bisa Picu Balasan

Pada hari yang sama, pemerintah Arab Saudi melaporkan dua orang tewas dan 12 lainnya terluka setelah sebuah proyektil jatuh di Provinsi Al Kharj.

Ketegangan regional meningkat setelah Iran berjanji akan membalas serangan besar yang dilancarkan United States bersama Israel pada 28 Februari. Serangan tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga atas serangan yang terjadi. Namun ia menegaskan Iran akan “terpaksa merespons” jika wilayah negara-negara tersebut digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Sumber: TRT World

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.