Amerika Serikat Perintahkan Staf Kedutaan dan Keluarganya Tinggalkan Arab Saudi

AKURAT.CO Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memerintahkan sebagian staf pemerintah dan anggota keluarganya meninggalkan Arab Saudi di tengah meningkatnya risiko keamanan di kawasan. Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan menyusul meningkatnya ketegangan militer regional.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam pernyataan singkat pada Minggu mengatakan perintah tersebut berlaku bagi pegawai pemerintah AS yang tidak menjalankan tugas darurat serta anggota keluarga mereka di Saudi Arabia.
Menurut kementerian tersebut, keputusan itu diambil sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan warga negara AS dan staf diplomatik di tengah perkembangan situasi keamanan yang terus berlangsung.
Departemen tidak merinci ancaman spesifik yang mendorong keputusan tersebut. Namun, langkah itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan militer dan keamanan di kawasan Timur Tengah.
Dalam situasi serupa, pemerintah AS biasanya mengurangi keberadaan personel yang tidak esensial di negara yang menghadapi potensi risiko keamanan, sambil tetap mempertahankan staf diplomatik inti agar misi diplomatik tetap berjalan.
Baca Juga: Arab Saudi Peringatkan Iran: Serangan ke Wilayah dan Aset Energi Bisa Picu Balasan
Pada hari yang sama, pemerintah Arab Saudi melaporkan dua orang tewas dan 12 lainnya terluka setelah sebuah proyektil jatuh di Provinsi Al Kharj.
Ketegangan regional meningkat setelah Iran berjanji akan membalas serangan besar yang dilancarkan United States bersama Israel pada 28 Februari. Serangan tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga atas serangan yang terjadi. Namun ia menegaskan Iran akan “terpaksa merespons” jika wilayah negara-negara tersebut digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.
Sumber: TRT World
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







