UNESCO Khawatir Situs Warisan Dunia di Iran Rusak Akibat Perang

AKURAT.CO Badan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNESCO, menyatakan keprihatinan mendalam terhadap nasib sejumlah situs warisan dunia di Iran dan kawasan sekitarnya setelah beberapa lokasi bersejarah mengalami kerusakan akibat perang.
Lembaga PBB tersebut pada Rabu (11 Maret) mendesak semua pihak dalam konflik untuk melindungi situs budaya penting di kawasan tersebut. UNESCO menyebut setidaknya empat dari 29 situs warisan dunia Iran mengalami kerusakan sejak dimulainya perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
“UNESCO sangat prihatin dengan dampak awal dari permusuhan yang sudah memengaruhi banyak situs warisan dunia,” kata Direktur Pusat Warisan Dunia UNESCO, Lazare Eloundou Assomo, kepada Reuters.
Ia menambahkan kekhawatiran serupa juga berlaku bagi situs budaya di Israel, Lebanon, dan berbagai wilayah di Timur Tengah.
Istana Golestan Rusak
Salah satu situs yang terdampak adalah Golestan Palace di Tehran, yang disebut mengalami kerusakan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel.
Menurut Assomo, istana tersebut merupakan bukti kejayaan peradaban Iran pada abad ke-19. Kompleks istana itu pernah dijadikan kediaman kerajaan dan pusat kekuasaan oleh dinasti Qajar.
Baca Juga: Palestina Desak UNESCO Lawan Pencaplokan Situs Arkeologi oleh Israel
UNESCO bahkan kerap membandingkan kemegahan istana itu dengan Palace of Versailles di Versailles, Prancis.
“Kami kadang membandingkannya dengan Istana Versailles di Prancis, dan sayangnya situs ini mengalami kerusakan. Kami belum mengetahui sejauh mana kerusakannya, tetapi dari gambar yang kami terima dapat dipastikan bahwa bangunan tersebut terdampak,” ujar Assomo.
Foto-foto dari bagian dalam istana menunjukkan pecahan kaca berserakan di lantai serta kerusakan pada ornamen kayu.
Istana Golestan juga memiliki nilai sejarah penting karena menjadi lokasi upacara penobatan Shah terakhir Iran, Mohammad Reza Pahlavi, pada 1969.
Masjid Bersejarah di Isfahan
Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada situs bersejarah di Isfahan, salah satu kota terpenting di Asia Tengah pada masa lalu dan titik penting jalur perdagangan kuno Silk Road.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









