Akurat
Pemprov Sumsel

Kapal Induk Amerika Serikat USS Gerald R. Ford Terbakar di Laut Merah

Fitra Iskandar | 13 Maret 2026, 09:56 WIB
Kapal Induk Amerika Serikat USS Gerald R. Ford Terbakar di Laut Merah
USS Gerald R Ford. Foto: Istimewa

AKURAT.CO Kapal induk Amerika Serikat USS Gerald R. Ford (CVN-78) dilaporkan mengalami kebakaran saat beroperasi di perairan Red Sea pada Kamis (12/3) waktu setempat.

United States Naval Forces Central Command atau Armada Kelima AS menyatakan kebakaran terjadi ketika kapal induk tersebut tengah menjalankan operasi militer di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan resminya, NAVCENT menjelaskan api berasal dari ruang laundry utama di dalam kapal.

“Pada 12 Maret, USS Gerald R. Ford (CVN-78) mengalami kebakaran yang berasal dari ruang laundry utama kapal. Penyebab kebakaran tidak terkait dengan pertempuran, dan api telah berhasil dipadamkan,” demikian pernyataan NAVCENT.

Angkatan Laut AS menegaskan insiden tersebut tidak terkait dengan pertempuran yang sedang berlangsung melawan Iran.

Sedikitnya dua awak kapal induk terbesar di dunia itu mengalami luka-luka akibat kebakaran tersebut.

NAVCENT juga memastikan insiden tersebut tidak menyebabkan kerusakan pada sistem penggerak kapal.

“Tidak ada kerusakan pada sistem penggerak kapal dan kapal induk tetap beroperasi penuh,” lanjut pernyataan itu.

Dua pelaut yang terluka saat ini tengah menjalani perawatan medis dengan kondisi luka yang tidak mengancam jiwa dan dilaporkan dalam keadaan stabil.

Saat ini USS Gerald R. Ford (CVN-78) bersama kelompok tempurnya beroperasi di Laut Merah untuk mendukung Operation Epic Fury, operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari.

Selain kapal induk tersebut, Washington juga mengerahkan USS Abraham Lincoln (CVN-72) ke kawasan Timur Tengah untuk memperkuat operasi militer di wilayah itu.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.