Gagal Dapat Bantuan Negara Lain, Militer AS Serang Situs Rudal Iran di Dekat Selat Hormuz

AKURAT.CO Militer Amerika Serikat mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap lokasi rudal antikapal Iran di dekat Selat Hormuz, kawasan strategis di Teluk, pada Selasa malam.
Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam pernyataan yang diunggah di X pada 18 Maret menyebut pasukannya “berhasil menggunakan beberapa amunisi penghancur bunker seberat sekitar 2.268 kilogram” untuk menyerang posisi rudal Iran yang diperkuat di pesisir Iran dekat Selat Hormuz.
Menurut CENTCOM, rudal jelajah antikapal Iran yang menjadi sasaran dinilai mengancam lalu lintas maritim internasional di selat tersebut, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.
Serangan itu menambah ketegangan di kawasan di tengah gangguan terhadap pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Berdasarkan laporan Air Force Times pada 2022, harga satu bom penghancur bunker seberat sekitar 2.268 kilogram diperkirakan mencapai sekitar USD288.000. Amunisi ini disebut memiliki daya hancur lebih rendah dibanding bom seberat sekitar 13.608 kilogram yang sebelumnya digunakan Amerika Serikat untuk menyerang situs nuklir Iran.
Baca Juga: Giliran Irlandia Tolak Permintaan Trump Kirim Militer ke Selat Hormuz: Jelas Ini Bukan Agenda Kami!
Selat Hormuz selama ini dipandang sebagai salah satu urat nadi utama arus energi global. Setiap gangguan terhadap pelayaran di jalur tersebut dinilai berisiko memicu gejolak pasar energi dunia sekaligus mengganggu ketahanan pangan.
Perkembangan ini terjadi saat tensi di Timur Tengah meningkat dan distribusi minyak melalui Selat Hormuz menghadapi hambatan.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyerukan kepada sejumlah negara agar mengerahkan kekuatan angkatan laut guna membantu mengamankan pasokan energi global yang melintasi Selat Hormuz.
Sumber: Sana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








