Akurat
Pemprov Sumsel

Perkuat Pasukan Menghadapi Iran, AS Percepat Pengiriman 8.000 Personel Militer ke Timur Tengah

Fitra Iskandar | 20 Maret 2026, 10:33 WIB
Perkuat Pasukan Menghadapi Iran, AS Percepat Pengiriman 8.000 Personel Militer ke Timur Tengah
Ilustrasi tentara AS. Foto: Ist

AKURAT.CO Militer Amerika Serikat mempercepat pengerahan sekitar 8.000 personel ke Timur Tengah untuk memperkuat operasi menghadapi Iran. Laporan Newsmax menyebut langkah ini mengutip keterangan empat pejabat anonim.

Kelompok kapal amfibi USS Boxer bersama Unit Ekspedisi Marinir ke-11 dikerahkan lebih cepat dari jadwal dari Pantai Barat AS. Para pelaut dan marinir bahkan memperpendek masa cuti untuk mempercepat keberangkatan.

Kelompok USS Boxer terdiri dari tiga kapal, yakni USS Boxer, USS Portland, dan USS Comstock, yang membawa sekitar 2.500 marinir. Dengan tambahan personel dari Unit Ekspedisi Marinir ke-11, total kekuatan di atas tiga kapal tersebut mencapai sekitar 4.000 personel.

Setelah bergabung dengan kelompok kapal USS Tripoli yang sudah lebih dulu menuju kawasan, total enam kapal amfibi tersebut akan membawa sekitar 8.000 personel militer.

Baca Juga: Gagal Dapat Bantuan Negara Lain, Militer AS Serang Situs Rudal Iran di Dekat Selat Hormuz

Pihak Pentagon belum memberikan tanggapan resmi. Permintaan konfirmasi yang diajukan kepada US Central Command juga belum direspons.

Pengerahan pasukan ini dilakukan di tengah meningkatnya eskalasi kawasan sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke sejumlah wilayah, termasuk Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS. Serangan itu menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap pasar global dan penerbangan internasional.

Sumber: AA

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.