Akurat
Pemprov Sumsel

Ribuan Warga Israel Demo Tolak Perang Iran, Kecam Netanyahu Hancurkan Negara demi Ego

Lufaefi | 29 Maret 2026, 17:08 WIB
Ribuan Warga Israel Demo Tolak Perang Iran, Kecam Netanyahu Hancurkan Negara demi Ego
Ribuan Warga Isarel Demo Tentang Kebijakan Netanyahu (istimewa)

AKURAT.CO Gelombang demonstrasi mengguncang Israel di tengah perang yang masih berlangsung melawan Iran. Pada Sabtu 28 Maret 2026, ribuan warga turun ke jalan memprotes kebijakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Aksi berlangsung di tiga kota utama, yakni Tel Aviv, Haifa, dan Jerusalem. Ini menjadi kali pertama kelompok-kelompok anti-pemerintah secara terbuka bergabung dalam demonstrasi menentang perang dengan Iran.

Di Yerusalem, para demonstran membentangkan spanduk bernada kecaman terhadap pemerintahan Netanyahu. Massa menilai sang perdana menteri sedang menghancurkan negara demi kepentingan pribadi dan ego politiknya sendiri.

Baca Juga: Krisis Pangan 2030: Ancaman Nyata yang Perlu Diantisipasi Sejak Dini

Selain isu perang, sebagian peserta aksi juga menyoroti kembali rencana reformasi peradilan yang sebelumnya memicu kontroversi besar di dalam negeri. Mereka menilai kebijakan tersebut memperburuk situasi politik di tengah konflik eksternal yang semakin memanas.

Polisi Israel menyatakan total 18 orang ditangkap selama aksi berlangsung, dengan jumlah penahanan terbanyak terjadi di Tel Aviv. Di Haifa, demonstrasi sempat diwarnai bentrokan antara massa dan aparat keamanan.

Pihak kepolisian menegaskan setiap warga negara berhak menyampaikan aspirasi selama dilakukan sesuai kerangka hukum yang berlaku. Namun aparat tidak akan menoleransi tindakan yang menimbulkan kekacauan atau membahayakan keselamatan publik.

Baca Juga: AS-Israel Serang Universitas, Iran: Musuh Bungkam Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Demonstrasi ini mencerminkan meningkatnya tekanan domestik terhadap pemerintahan Netanyahu, di saat Israel masih terlibat dalam eskalasi militer dengan Iran yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi