Akurat
Pemprov Sumsel

Apa Itu UNIFIL? Ini Tugas, Peran, dan Keterlibatan Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

Nurma Nafisa Faradilla | 30 Maret 2026, 12:08 WIB
Apa Itu UNIFIL? Ini Tugas, Peran, dan Keterlibatan Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB
UNIFIL. (UN Photo)

AKURAT.CO Apa itu UNIFIL menjadi pertanyaan yang banyak dicari setelah kabar duka menimpa anggota TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon.

UNIFIL merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas di wilayah konflik.

Berikut penjelasan lengkap tentang UNIFIL, tugasnya, serta keterlibatan Indonesia.

Apa Itu UNIFIL?

UNIFIL adalah singkatan dari United Nations Interim Force in Lebanon, yaitu pasukan penjaga perdamaian yang dibentuk oleh Perserikatan Bangsa Bangsa atau PBB.

Baca Juga: PBB Desak AS Umumkan Hasil Investigasi Serangan Sekolah di Iran yang Tewaskan 110 Anak

Misi ini dibentuk untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah Lebanon selatan yang kerap dilanda konflik.

Dikutip dari berbagai sumber, UNIFIL bertugas mengawasi situasi keamanan serta memastikan tidak terjadi eskalasi konflik antara pihak yang bertikai.

Tugas dan Fungsi UNIFIL

Sebagai pasukan penjaga perdamaian, UNIFIL memiliki sejumlah tugas utama.

  1. Menjaga stabilitas keamanan di wilayah Lebanon selatan

  2. Mengawasi penghentian konflik antara pihak yang bertikai

  3. Mendukung pemerintah Lebanon dalam menjaga kedaulatan wilayah

  4. Melindungi warga sipil di daerah konflik

Selain itu, UNIFIL juga berperan dalam memastikan bahwa aktivitas militer di wilayah tersebut tidak melanggar kesepakatan internasional.

Peran Indonesia dalam UNIFIL

Indonesia menjadi salah satu negara yang aktif mengirimkan pasukan dalam misi UNIFIL.

Pasukan TNI yang tergabung dalam misi ini bertugas sebagai penjaga perdamaian dan menjalankan berbagai operasi kemanusiaan.

Baca Juga: PBB: Israel Gusur 16 Keluarga Palestina di Yerusalem Timur, Puluhan Lain Terancam

Keikutsertaan Indonesia menunjukkan komitmen dalam menjaga perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi.

Namun, tugas ini tidak lepas dari risiko tinggi karena berada di wilayah konflik yang masih rawan.

Insiden yang Menimpa Pasukan UNIFIL

Baru baru ini, seorang anggota TNI yang tergabung dalam UNIFIL dilaporkan meninggal dunia akibat serangan di Lebanon.

Selain itu, beberapa anggota lainnya juga mengalami luka serius.

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keselamatan pasukan penjaga perdamaian di tengah konflik yang masih berlangsung.

Dikutip dari berbagai sumber, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

Pentingnya Peran UNIFIL di Tengah Konflik

Keberadaan UNIFIL sangat penting dalam menjaga stabilitas kawasan yang rentan konflik.

Pasukan ini menjadi penghubung antara pihak yang bertikai sekaligus pelindung masyarakat sipil.

Baca Juga: Indonesia Ogah Jadi Co-Sponsor Resolusi DK PBB soal Iran, Ini Alasannya

Di tengah situasi global yang tidak menentu, peran UNIFIL semakin krusial untuk mencegah konflik meluas.

Itulah penjelasan tentang apa itu UNIFIL beserta tugas, peran, dan keterlibatan Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia melalui misi PBB.

Baca Juga: Netanyahu Instruksikan Militer Israel Perluas Invasi ke Lebanon Selatan

Baca Juga: PBB Nyatakan 'Sangat Terganggu' atas Serangan AS-Israel terhadap Sekolah di Iran yang Menewaskan 160 Anak

FAQ

1. Apa itu UNIFIL?

UNIFIL adalah pasukan penjaga perdamaian PBB yang bertugas menjaga stabilitas di wilayah Lebanon selatan.

2. Apa tugas utama UNIFIL?

Tugas utama UNIFIL adalah menjaga keamanan, mengawasi konflik, dan melindungi warga sipil di daerah konflik.

3. Apakah Indonesia terlibat dalam UNIFIL?

Ya, Indonesia aktif mengirimkan pasukan TNI untuk ikut serta dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.