Akurat
Pemprov Sumsel

Militer Israel Buka Suara terkait Gencatan Senjata Amerika Serikat dengan Iran

Fitra Iskandar | 8 April 2026, 16:19 WIB
Militer Israel Buka Suara terkait Gencatan Senjata Amerika Serikat dengan Iran
Ilustrasi militer Israel. Foto: Ist

AKURAT.CO Militer Israel mengonfirmasi telah menghentikan serangan terhadap Iran pada Rabu pagi, menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Namun, operasi militer terhadap kelompok Hezbollah di Lebanon disebut masih terus berlangsung.

Dalam pernyataan resminya, Israel Defense Forces (IDF) menyatakan penghentian serangan dilakukan sesuai arahan pimpinan politik.

“Sejalan dengan instruksi kepemimpinan politik, IDF telah menghentikan tembakan dalam kampanye melawan Iran dan tetap berada dalam kesiapan tinggi untuk merespons secara defensif setiap pelanggaran,” demikian pernyataan militer Israel.

Baca Juga: Dari Ancaman “Pemusnahan” ke Gencatan Senjata 14 Hari: Perubahan Sikap Trump terhadap Iran

IDF menyebut, sebelum gencatan senjata berlaku, jet tempur Israel melancarkan serangan besar-besaran semalam terhadap puluhan lokasi peluncuran rudal balistik di Iran. Serangan tersebut diklaim bertujuan mengurangi secara signifikan potensi serangan dari pihak Iran.

Selain itu, sejumlah infrastruktur produksi utama milik pemerintah Iran juga dilaporkan menjadi sasaran serangan di beberapa wilayah.

Di sisi lain, militer Israel menegaskan bahwa operasi darat terarah terhadap Hezbollah di Lebanon masih terus berjalan.

Komando Front Dalam Negeri Israel saat ini tengah melakukan penilaian situasi, dan masyarakat akan mendapat pembaruan apabila terjadi perubahan dalam pedoman pertahanan.

“IDF akan terus beroperasi di semua sektor untuk melindungi Negara Israel dan warganya, serta mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti instruksi Komando Front Dalam Negeri,” demikian pernyataan tersebut.

Sumber: APA

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.