Zelensky Mengaku Pasukan Ukraina Terlibat Menembak Jatuh Drone Shahed Iran Selama Perang di Timur-Tengah

AKURAT.CO Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkap keterlibatan pasukan negaranya dalam menembak jatuh drone Shahed buatan Iran di sejumlah negara Timur Tengah, selama perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Pernyataan ini menjadi pengakuan publik pertama Kyiv terkait peran militernya dalam membantu negara sekutu Barat di luar wilayah Ukraina.
Zelensky mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk membantu mitra menghadapi senjata yang sama seperti yang digunakan Rusia dalam perang di Ukraina.
Menurutnya, pasukan Ukraina terlibat dalam operasi aktif di luar negeri dengan menggunakan drone pencegat produksi dalam negeri yang telah teruji di medan perang.
Sebelumnya pada Maret, Zelensky menyebut Ukraina telah membantu lima negara di kawasan Timur Tengah dan Teluk dalam menghadapi serangan drone Iran.
Ia juga mengungkap bahwa Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa meminta dukungan serupa, seiring meningkatnya keahlian Ukraina dalam pertahanan drone selama lebih dari empat tahun menghadapi serangan udara Rusia berupa drone dan rudal.
Sedikitnya 228 ahli pertahanan drone dan spesialis militer Ukraina telah dikerahkan ke kawasan tersebut untuk membantu negara seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, dan Yordania.
Ukraina kini menjadi salah satu produsen utama drone pencegat berbiaya rendah yang efektif dan telah teruji di medan tempur, serta menjadi bagian penting dari sistem pertahanan udara dalam menghadapi invasi besar-besaran Rusia.
Sumber: Independent
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









