Akurat
Pemprov Sumsel

Raja Kamboja Norodom Sihamoni: Saat Ini Saya Menderita Kanker Prostat

Fitra Iskandar | 11 April 2026, 11:15 WIB
Raja Kamboja Norodom Sihamoni: Saat Ini Saya Menderita Kanker Prostat
Raja Kamboja Narodom Sihamoni. Foto: Reuters

AKURAT.CO Raja Kamboja Norodom Sihamoni mengumumkan dirinya didiagnosis menderita kanker prostat dan saat ini tengah menjalani perawatan di Beijing, China.

Dalam pernyataan yang dibagikan Kementerian Informasi pada Jumat (10/4/2026), Sihamoni mengatakan diagnosis tersebut diperoleh setelah menjalani pemeriksaan medis menyeluruh oleh tim dokter di sebuah rumah sakit di Beijing.

“Kepada seluruh rakyat yang saya hormati, setelah pemeriksaan medis yang cermat dan menyeluruh, telah dipastikan bahwa saya saat ini menderita kanker prostat,” ujarnya.

Raja berusia 72 tahun itu menambahkan akan memperpanjang masa tinggalnya di Beijing selama satu hingga tiga bulan sesuai saran dokter.

Sihamoni naik takhta pada 2004 setelah ayahnya, Norodom Sihanouk, turun takhta. Berbeda dengan masa pemerintahan Sihanouk yang memiliki pengaruh besar sejak kemerdekaan Kamboja dari Prancis pada 1953, peran monarki saat ini lebih bersifat seremonial.

Dalam beberapa dekade terakhir, sosok yang dominan dalam politik Kamboja adalah mantan Perdana Menteri Hun Sen.

Sebelum menjadi raja, Sihamoni dikenal sebagai koreografer tari dan menempuh pendidikan seni pertunjukan selama lebih dari satu dekade di Cekoslowakia. Ia juga pernah mengajar balet di sejumlah konservatori di Prancis pada 1980-an.

Sihamoni kemudian menjabat sebagai duta besar Kamboja untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa pada awal 1990-an, sebelum menjadi perwakilan tetap Kamboja untuk UNESCO di Paris. Ia kembali ke Phnom Penh pada 2004 untuk menjadi raja.

Ayahnya, Norodom Sihanouk, juga pernah menderita kanker dan menjalani perawatan di Beijing setelah turun takhta. Ia menetap di sana hingga wafat pada 2012 dalam usia 89 tahun akibat gagal jantung.

Sumber: Reuters

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.