Breaking News! Iran dan AS Bakal Berunding Damai Lagi Pekan Ini!

AKURAT.CO Iran dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan akan kembali melanjutkan negosiasi damai dalam waktu dekat.
Informasi awal ini disampaikan sejumlah media internasional, termasuk Associated Press (AP) dan Reuters, Selasa (14/4/2026), mengutip pejabat AS.
Seorang pejabat AS menyebut pembicaraan lanjutan bisa digelar paling cepat pada Kamis, 16 April.
“Kedua pihak bisa menuju putaran kedua pembicaraan paling cepat hari Kamis,” lapor media tersebut.
Rencana perundingan ini muncul setelah upaya negosiasi sebelumnya belum menghasilkan kesepakatan konkret.
Baca Juga: Gagal Blokade Selat Hormuz, Ini yang Terjadi pada Dua Kapal AS
Putaran awal pembicaraan telah dilakukan pada Jumat pekan lalu, namun berakhir tanpa terobosan signifikan dan diikuti pengumuman kebijakan blokade Selat Hormuz oleh Presiden AS Donald Trump.
Media Al Jazeera, Selasa (13/4/2026) melaporkan bahwa Pakistan mengusulkan diri menjadi tuan rumah putaran kedua negosiasi. Pembicaraan disebut berpotensi digelar di Islamabad dalam beberapa hari mendatang.
Dua pejabat Pakistan yang dikutip secara anonim menyatakan bahwa lokasi tersebut masih bersifat usulan.
“Para pejabat tersebut mengatakan bahwa usulan tersebut akan bergantung pada apakah pihak-pihak terkait meminta lokasi yang berbeda,” tulis laporan tersebut.
Di tengah dinamika diplomasi ini, gencatan senjata antara AS dan Iran telah berlangsung sejak Selasa pekan lalu. Kesepakatan awal menyebut masa gencatan senjata direncanakan selama dua pekan dan dimungkinkan untuk diperpanjang.
Baca Juga: Perang dengan Iran Masih Panas, Trump Singgung Target Berikutnya: Kami akan Mampir ke Kuba
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari Gedung Putih maupun pemerintah Iran mengenai agenda detail dan format perundingan mendatang.
Namun, rencana dialog baru ini memunculkan harapan akan meredanya ketegangan setelah eskalasi militer dan kebijakan blokade yang sempat memanaskan kawasan Teluk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









