Laporan IPC Menyebutkan Lebih dari Separuh Warga Haiti Hadapi Krisis Pangan Akut

AKURAT.CO Lebih dari separuh penduduk Haiti menghadapi kerawanan pangan akut di tengah memburuknya krisis kemanusiaan yang dipicu oleh kekerasan bersenjata, penurunan ekonomi, dan guncangan iklim.
Laporan Integrated Food Security Phase Classification (IPC) yang dirilis Kamis menyebutkan sekitar 5,83 juta orang atau 52 persen dari populasi yang dianalisis diperkirakan mengalami tingkat kerawanan pangan tinggi pada periode Maret hingga Juni 2026, atau masuk kategori IPC Fase 3 ke atas.
Dari jumlah tersebut, hampir 1,9 juta orang atau sekitar 16 persen berada dalam kondisi darurat (IPC Fase 4) dan membutuhkan bantuan segera untuk menyelamatkan jiwa.
Meski terdapat sedikit perbaikan dibandingkan proyeksi sebelumnya, laporan tersebut menegaskan situasi secara keseluruhan masih kritis dan cenderung memburuk, terutama selama musim paceklik.
Kekerasan bersenjata menjadi faktor utama. Sekitar 90 persen wilayah ibu kota Port-au-Prince dilaporkan berada di bawah kendali kelompok bersenjata, yang membatasi pergerakan warga dan distribusi barang, serta mengganggu mata pencaharian.
Baca Juga: Pembantaian Geng di Haiti Tewaskan Sedikitnya 70 Orang, Ribuan Warga Mengungsi
Kondisi ini diperparah oleh penurunan ekonomi berkepanjangan, dengan produk domestik bruto (PDB) yang terus menyusut selama tujuh tahun berturut-turut dan inflasi tinggi yang menggerus daya beli masyarakat.
Selain itu, krisis juga dipicu oleh guncangan iklim berulang, termasuk kekeringan dan dampak Badai Melissa pada Oktober 2025 yang menyebabkan kerusakan luas di wilayah selatan.
Sejumlah perbaikan lokal seperti melambatnya inflasi dan kondisi pertanian yang sedikit membaik belum cukup untuk membalikkan tren penurunan secara keseluruhan.
Laporan tersebut juga memperingatkan dampak gangguan global, termasuk ketegangan di Timur Tengah yang memengaruhi rantai pasok pangan, turut berdampak langsung terhadap situasi di Haiti.
Lembaga kemanusiaan mendesak adanya bantuan berskala besar secara segera, terutama di wilayah dengan status darurat, guna mencegah kondisi semakin memburuk dan mendukung pemulihan mata pencaharian warga.
Sumber: AA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








