Akurat
Pemprov Sumsel

Penembak di Meksiko yang Tewaskan Turis Kanada Diduga “Copycat” Pelaku Penembakan Sekolah AS

Fitra Iskandar | 22 April 2026, 08:45 WIB
Penembak di Meksiko yang Tewaskan Turis Kanada Diduga “Copycat” Pelaku Penembakan Sekolah AS
Penembak di Meksiko yang Tewaskan Turis Kanada Diduga “Copycat” Pelaku Penembakan Sekolah AS. Ilustrasi: Ist

AKURAT.CO Seorang pria bersenjata menewaskan satu wisatawan asal Kanada dan melukai 13 orang lainnya dalam penembakan di kompleks wisata Piramida Bulan, Teotihuacan, Meksiko, Senin (20/4/2026).

Pelaku Diduga Terinspirasi Tragedi Columbine

Otoritas Meksiko mengidentifikasi pelaku sebagai Julio Cesar Jasso Ramirez (27). Ia disebut memiliki ketertarikan terhadap pelaku penembakan sekolah Columbine massacre di Amerika Serikat.

Dalam insiden tersebut, pelaku menargetkan wisatawan asing di lokasi situs arkeologi terkenal itu sebelum akhirnya tewas setelah berhadapan dengan aparat Garda Nasional Meksiko.

Baca Juga: Turis Kanada Tewas, 13 Luka dalam Penembakan di Situs Teotihuacan Meksiko

Pihak berwenang menyebut pelaku membawa senjata api jenis pistol keluaran 1968 dengan amunisi kaliber .38, serta senjata tajam. Polisi juga menemukan materi bacaan terkait tragedi Columbine.

Profil “Copycat” dan Ancaman terhadap Wisatawan

Jaksa Jose Luis Cervantes Martinez mengatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan pelaku memiliki kecenderungan meniru aksi kekerasan serupa.

“Temuan awal menunjukkan profil psikopat dengan kecenderungan mereplikasi peristiwa yang terjadi di tempat dan waktu lain oleh pelaku berbeda; kecenderungan ini dikenal sebagai ‘copycat’,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (21/4/2026).

Konten audio dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan pelaku mengancam wisatawan asing. Ia terdengar mengatakan akan “mengorbankan” mereka sambil melontarkan pernyataan bernuansa xenofobia.

Pelaku Tewas Setelah Dikepung Aparat

Saat aparat tiba di lokasi, terjadi baku tembak yang menyebabkan pelaku terluka di bagian kaki. Menurut keterangan resmi, pelaku kemudian mengakhiri hidupnya dengan menembak kepala menggunakan revolver miliknya.

Keamanan Diperketat Jelang Piala Dunia 2026

Menteri Keamanan Meksiko Omar Garcia Harfuch menyatakan pemerintah akan meningkatkan pengamanan di destinasi wisata di seluruh negeri.

“Patroli fisik dan siber juga akan diperluas, dipimpin oleh Garda Nasional dan Pusat Intelijen Nasional, untuk mengidentifikasi serta mencegah ancaman,” tulisnya di platform X.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Meksiko menjadi tuan rumah bersama United States dan Kanada dalam FIFA World Cup 2026.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengimbau publik tetap tenang dan memastikan keamanan wisatawan tetap terjaga.

“Berada di Meksiko aman—terbukti 16 juta orang datang antara Januari dan Februari. Enam belas juta wisatawan asing,” ujarnya.

Sumber: AA

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.