Akurat Logo

Insiden Penembakan saat White House Correspondents' Dinner, Trump Ungkap Petugas Ditembak dari Jarak Dekat

Fitra Iskandar | 26 April 2026, 10:57 WIB
Insiden Penembakan saat White House Correspondents' Dinner, Trump Ungkap Petugas Ditembak dari Jarak Dekat
Insiden Penembakan saat Acara Makan Malam bersama Pers di Gedung Putih, Pelaku Sempat Tembak Petugas. Foto: SC USA TODAY

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump angkat bicara usai insiden penembakan yang memicu evakuasi besar-besaran dalam acara White House Correspondents' Dinner di Washington Hilton, Sabtu malam (26/4/2026).

Dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung Putih, Trump menyebut pelaku membawa beberapa jenis senjata sebelum akhirnya dilumpuhkan oleh aparat United States Secret Service.

Ia mengungkapkan, seorang petugas sempat tertembak dari jarak dekat dengan senjata berdaya tinggi. Namun, rompi antipeluru yang dikenakan berhasil melindungi petugas tersebut.

“Dia ditembak dari jarak sangat dekat dengan senjata yang sangat kuat, dan rompi itu bekerja dengan baik,” ujar Trump.

Trump dipastikan tidak mengalami luka. Seluruh pejabat tinggi yang hadir, termasuk Wakil Presiden JD Vance, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, serta Menteri Luar Negeri Marco Rubio, juga berhasil dievakuasi dengan aman.

Baca Juga: Trump Konfirmasi Pelaku Penembakan di Gedung Putih telah Ditangkap

Seorang pejabat penegak hukum mengatakan pelaku sempat melepaskan tembakan ke arah aparat. Seorang petugas yang terkena tembakan di bagian rompi antipeluru dilaporkan dalam kondisi stabil.

Federal Bureau of Investigation (FBI) menyatakan pelaku telah diamankan, namun belum merinci identitas maupun motifnya.

Insiden terjadi di luar ballroom bawah tanah tempat acara berlangsung. Kepanikan sempat melanda ruangan saat ratusan tamu, termasuk jurnalis, berlindung di bawah meja. Teriakan dan kepanikan terdengar ketika aparat keamanan bergegas mengamankan lokasi.

Trump sempat tersandung saat dievakuasi dari panggung, sebelum dibantu oleh agen Secret Service. Di luar gedung, aparat keamanan dan National Guard dikerahkan, sementara helikopter berpatroli di udara.

Acara yang awalnya sempat hendak dilanjutkan akhirnya dibatalkan dan dijadwalkan ulang.

Presiden White House Correspondents' Association, Weijia Jiang, memastikan acara akan digelar kembali di waktu mendatang.

Sementara itu, Ketua DPR AS Mike Johnson menyatakan dirinya dan sang istri mendoakan kondisi negaranya. Pemimpin Demokrat DPR, Hakeem Jeffries, menyerukan agar kekerasan dan kekacauan di Amerika Serikat segera diakhiri.

 Sumber: Korea Herald

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.