Pengacara Gunakan Alasan Keamanan, Sidang Korupsi Netanyahu Mendadak Ditunda

AKURAT.CO Sidang lanjutan kasus korupsi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang dijadwalkan berlangsung pada Senin mendadak dibatalkan hanya satu jam sebelum dimulai. Penundaan ini memicu spekulasi karena alasan yang disampaikan terkait isu keamanan.
Media Israel, Yedioth Ahronoth, melaporkan bahwa pembatalan dilakukan atas permintaan pengacara Netanyahu, Amit Hadad, dengan alasan “keamanan” tanpa penjelasan rinci.
Sidang tersebut seharusnya menjadi kelanjutan proses hukum setelah sempat tertunda cukup lama akibat konflik Israel-Iran.
Hadapi Tiga Kasus Besar
Netanyahu saat ini menghadapi tiga perkara korupsi besar yang dikenal sebagai Kasus 1000, 2000, dan 4000. Ia didakwa atas tuduhan suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan sejak November 2019.
Kasus 4000 menjadi sorotan utama karena melibatkan dugaan hubungan antara kebijakan pemerintah dan kepentingan bisnis. Netanyahu dituduh memberikan keuntungan regulasi kepada Shaul Elovitch, mantan pemilik situs berita Walla dan eksekutif perusahaan telekomunikasi Bezeq, sebagai imbalan pemberitaan positif.
Tekanan Internasional Meningkat
Selain menghadapi proses hukum di dalam negeri, Netanyahu juga tengah berada di bawah tekanan internasional. Pada November 2024, International Criminal Court mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi lebih lanjut terkait alasan keamanan yang menyebabkan penundaan sidang tersebut. Namun, keputusan mendadak ini kembali menyoroti kompleksitas kasus hukum yang membelit pemimpin Israel tersebut.
Sumber: AA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








