Kontroversi di Rusia: Perempuan Dilarang Bersihkan Pantai Tercemar Minyak, Picu Protes Relawan
AKURAT.CO Pemerintah kota Tuapse, Rusia, melarang relawan perempuan ikut membersihkan pantai yang tercemar minyak, dengan alasan melindungi kesehatan reproduksi. Kebijakan ini memicu perdebatan dan penolakan dari sejumlah relawan di lapangan.
Laporan media Kommersant menyebutkan, larangan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara pejabat kota dan relawan, yang juga dihadiri perwakilan Kementerian Situasi Darurat Rusia. Otoritas meminta agar kebijakan ini “dipahami” demi alasan kesehatan.
Namun, sejumlah relawan perempuan menolak aturan tersebut. Mereka menilai keputusan itu bersifat diskriminatif dan menegaskan memiliki hak untuk menentukan sendiri risiko terhadap kesehatan mereka.
Pencemaran minyak di wilayah Tuapse terjadi setelah serangkaian serangan drone yang menargetkan kilang minyak dan terminal laut di kawasan tersebut sejak pertengahan April. Kebakaran yang ditimbulkan dilaporkan menyebabkan fenomena “hujan minyak” serta tumpahan produk minyak ke sungai dan laut di sekitar wilayah tersebut.
Akibat insiden ini, pemerintah setempat menetapkan status darurat di seluruh distrik Tuapse.
Pihak berwenang menargetkan pembersihan pantai rampung sebelum 1 Juni, bertepatan dengan dimulainya musim wisata. Namun, para pemerhati lingkungan menilai target tersebut sulit dicapai. Mereka memperkirakan garis pantai sepanjang sekitar 60 kilometer telah terkontaminasi limbah minyak.
Hingga kini, polemik larangan relawan perempuan masih berlanjut di tengah upaya penanganan krisis lingkungan yang kian mendesak di wilayah tersebut.
Sumber: Meduza
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








