Akurat Logo

Pesawat Pembawa Penumpang Kapal Pesiar yang Dilanda Wabah Hantavirus Tiba di Belanda, 12 Dikarantina

Fitra Iskandar | 12 Mei 2026, 18:42 WIB
Pesawat Pembawa Penumpang Kapal Pesiar yang Dilanda Wabah Hantavirus Tiba di Belanda, 12 Dikarantina
Pesawat yang Membawa Penumpang Kapal Pesiar yang Dilanda Hantavirus Tiba di Belanda, 12 Dikarantina. Foto: Telegraphindia/Reuters

AKURAT.CO Wabah hantavirus yang merebak di kapal pesiar MV Hondius terus memicu kekhawatiran internasional setelah tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah pasien dirawat di beberapa negara Eropa.

Dua pesawat yang membawa 28 penumpang dari kapal tersebut mendarat di Belanda pada Selasa dini hari. Delapan di antaranya merupakan warga negara Belanda, sementara penumpang lain akan melanjutkan perjalanan ke negara asal masing-masing.

Rumah Sakit Belanda Karantina 12 Staf Medis

Situasi semakin serius setelah sebuah rumah sakit di kota Nijmegen, Belanda, mengarantina 12 staf medis sebagai langkah pencegahan usai menangani pasien yang terinfeksi hantavirus.

Rumah sakit Radboudumc menyatakan karantina dilakukan setelah sampel darah dan urine pasien ditangani tanpa prosedur terbaru yang lebih ketat.

Meski demikian, pihak rumah sakit menegaskan risiko penularan sangat rendah dan layanan medis tetap berjalan normal.

Radboudumc sebelumnya menerima satu penumpang MV Hondius yang dinyatakan positif hantavirus pada 7 Mei lalu.

“Kami akan menyelidiki secara hati-hati seluruh rangkaian kejadian ini agar dapat menjadi pelajaran dan mencegah kasus serupa di masa depan,” kata Ketua Dewan Eksekutif rumah sakit, Bertine Lahuis.

Tiga Penumpang Dilaporkan Meninggal

Operator kapal, Oceanwide Expeditions, menyebut MV Hondius kini berlayar menuju Belanda dengan membawa 25 kru, seorang dokter, dan seorang perawat setelah seluruh penumpang dievakuasi.

Kapal tersebut diperkirakan tiba di Belanda pada 17 Mei mendatang.

Sejak wabah dimulai, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, terdiri dari pasangan asal Belanda dan seorang warga negara Jerman.

Hantavirus umumnya menyebar melalui hewan pengerat liar, tetapi dalam kasus langka dapat menular antar manusia melalui kontak dekat, terutama untuk strain Andes yang kini menjadi perhatian dunia kesehatan.

WHO Ungkap Jumlah Kasus Bertambah

World Health Organization menyatakan hingga Senin terdapat tujuh kasus terkonfirmasi hantavirus strain Andes serta dua kasus suspek lainnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.