Singapura Masuk 10 Kota Mewah Dunia, Jadi Magnet Baru Brand Luxury dan Turis Kaya

AKURAT.CO Singapura semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat belanja mewah Asia setelah masuk dalam daftar 10 kota terbaik dunia untuk pembukaan toko retail luxury baru.
Laporan terbaru dari Savills menyebut Singapura kini sejajar dengan kota-kota besar Asia Pasifik seperti Tokyo, Bangkok, dan Shanghai dalam ekspansi global merek-merek mewah dunia.
Tak hanya menjadi incaran brand luxury internasional, Singapura juga mencatat pertumbuhan harga sewa retail mewah tertinggi di dunia. Sepanjang tahun lalu, kenaikan rata-rata sewa retail luxury di negara kota itu mencapai 2 persen, jauh di atas rata-rata global yang hanya 0,9 persen.
Kondisi tersebut terjadi di tengah perlambatan pasar retail mewah global akibat ketidakpastian ekonomi dunia dan perubahan pola perjalanan wisatawan internasional.
Orchard Road dan Marina Bay Jadi Rebutan Brand Mewah
Menurut Savills, kuatnya pasar retail mewah Singapura didorong keterbatasan ruang premium di kawasan belanja utama seperti Orchard Road dan Marina Bay.
Minimnya pasokan ruang retail eksklusif membuat persaingan antar merek global semakin ketat untuk mendapatkan lokasi strategis.
Direktur Retail dan Lifestyle Savills Singapura, Sulian Tan-Wijaya, mengatakan Singapura tetap menjadi magnet bagi individu ultra kaya dan brand internasional karena dikenal sebagai pusat keuangan yang stabil di Asia.
Selain itu, Singapura juga masih menjadi destinasi favorit wisatawan kelas atas dari berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Jerman yang datang untuk berbelanja sekaligus berwisata.
Brand Luxury Dunia Mulai Selektif Ekspansi
Di tingkat global, strategi ekspansi retail mewah kini mulai berubah. Banyak merek premium lebih selektif membuka toko baru karena keterbatasan lokasi strategis di kota-kota utama dunia.
Wilayah Eropa masih mencatat pertumbuhan sewa retail luxury tertinggi sepanjang 2025 dengan rata-rata kenaikan 1,2 persen. Pertumbuhan itu tidak hanya terjadi di kota besar seperti London, Paris, dan Milan, tetapi juga merambah destinasi luxury baru seperti Amsterdam, Wina, hingga Kopenhagen.
Savills menilai keterbatasan ruang retail premium diperkirakan masih akan terus menopang kenaikan harga sewa toko mewah hingga 2026.
Dengan kombinasi stabilitas ekonomi, arus wisatawan kaya, dan persaingan brand global, Singapura kini semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu pusat belanja luxury paling penting di dunia.
Sumber: VNExpress
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








