Sambut Kecaman 9 Negara terhadap Israel, Palestina Beri Pesan: Jangan Berhenti di Pernyataan Politik

AKURAT.CO Otoritas Palestina menyambut pernyataan bersama sembilan negara yang mengecam meningkatnya kekerasan pemukim Israel dan kebijakan pemerintah Israel di wilayah Tepi Barat.
Dalam pernyataan resminya pada Jumat, kepresidenan Palestina menyebut langkah tersebut sebagai sinyal penting dukungan internasional terhadap hukum internasional sekaligus penolakan terhadap kebijakan sepihak Israel yang dinilai mengancam solusi dua negara.
Sembilan negara yang mengeluarkan kecaman itu terdiri dari enam negara Eropa yakni Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Norwegia, dan Belanda, serta Kanada, Australia, dan Selandia Baru.
Pihak Palestina menilai sikap bersama negara-negara tersebut menjadi langkah ke arah yang benar di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap kebijakan Israel di wilayah pendudukan.
Kepresidenan Palestina juga mendesak komunitas internasional untuk tidak hanya berhenti pada pernyataan politik, tetapi membentuk mekanisme nyata guna menekan pemerintah Israel agar menghentikan tindakan yang dianggap melanggar hukum internasional dan legitimasi internasional.
Sebelumnya, para menteri luar negeri dari Australia, Inggris, serta sejumlah negara Uni Eropa turut mengecam proyek permukiman Israel bernama “E1”.
Mereka memperingatkan proyek tersebut dapat memisahkan wilayah utara dan selatan Tepi Barat sekaligus mengisolasi Yerusalem Timur dari wilayah Palestina lainnya.
Rencana pembangunan permukiman E1 selama ini menjadi sorotan internasional karena dinilai dapat menghancurkan peluang terbentuknya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat melalui solusi dua negara.
Ketegangan di Tepi Barat terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir seiring melonjaknya bentrokan, ekspansi permukiman Israel, serta meningkatnya kekerasan terhadap warga Palestina di wilayah pendudukan.
Sumber: Sana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







