Akurat Logo

Kementerian Kesehatan Gaza: Lebih dari 1.000 Orang Tewas Selama Gencatan Senjata di Gaza

Fitra Iskandar | 18 Juni 2026, 13:26 WIB
Kementerian Kesehatan Gaza: Lebih dari 1.000 Orang Tewas Selama Gencatan Senjata di Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza: Lebih dari 1.000 Orang Tewas Selama Gencatan Senjata di Gaza. Foto: Pixabay

AKURAT.CO Harapan akan berakhirnya pertumpahan darah di Jalur Gaza setelah tercapainya gencatan senjata ternyata belum menjadi kenyataan. Meski kesepakatan penghentian konflik telah dicapai beberapa bulan lalu, serangan militer Israel masih terus berlangsung dan menambah jumlah korban jiwa warga Palestina.

Kementerian Kesehatan Gaza pada Rabu (17/6/2026) melaporkan sedikitnya 1.005 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata antara Israel dan Hamas diberlakukan pada Oktober tahun lalu. Angka tersebut menambah panjang daftar korban dalam konflik yang telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.

Serangan Drone dan Artileri Masih Terjadi Hampir Setiap Hari

Menurut otoritas kesehatan setempat, korban terbaru jatuh setelah serangkaian serangan drone Israel menghantam sejumlah kota dan kamp pengungsian di Gaza tengah serta Gaza City dalam beberapa hari terakhir.

Selain serangan udara, wilayah Gaza juga terus mengalami penembakan artileri dan baku tembak di sepanjang zona pemisah antara wilayah yang dikuasai Israel dan Palestina.

Situasi ini membuat kondisi keamanan di wilayah kantong Palestina tersebut tetap sangat rapuh meski gencatan senjata masih secara resmi berlaku.

Serangan di Khan Younis Tewaskan Dua Warga Palestina

Pada hari yang sama, serangan Israel di Khan Younis, Gaza selatan, dilaporkan menewaskan dua warga Palestina dan melukai enam orang lainnya.

Pejabat medis di Rumah Sakit Nasser menyebut para korban dibawa ke fasilitas kesehatan setelah ledakan terjadi di kawasan pesisir Al-Mawasi, lokasi yang saat ini menjadi tempat tinggal ratusan ribu warga Palestina yang mengungsi akibat perang.

Militer Israel mengakui telah melakukan serangan tersebut dan menyatakan target operasi adalah seorang yang disebut sebagai "teroris". Namun pihak militer tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas target maupun kelompok yang terkait.

Sementara itu, keluarga korban menyatakan serangan menghantam sekelompok warga yang berada di dekat area pantai dalam kawasan pengungsian.

Israel dan Hamas Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata

Pemerintah Israel menegaskan operasi militernya masih difokuskan untuk memburu anggota Hamas dan kelompok bersenjata sekutunya yang masih aktif di Jalur Gaza.

Tel Aviv juga menyatakan telah memperluas area yang berada di bawah kendali militernya di beberapa bagian Gaza.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.