Oman Siapkan Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Tanpa Biaya Transit

AKURAT.CO Oman mengumumkan pembukaan koridor maritim sementara bagi seluruh kapal yang ingin melintasi Selat Hormuz tanpa dikenakan biaya transit. Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap jalur pelayaran strategis tersebut setelah konflik Iran mengguncang kawasan.
Menurut laporan Kantor Berita Oman (Oman News Agency), koridor pelayaran tersebut dibentuk melalui koordinasi dengan Organisasi Maritim Internasional (IMO) guna memastikan kelancaran dan kebebasan navigasi di salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia.
Kapal-kapal yang ingin menggunakan koridor tersebut diwajibkan berkoordinasi dengan IMO berdasarkan titik koordinat yang telah ditetapkan oleh IMO dan otoritas Oman.
Dalam pernyataannya, pemerintah Oman menegaskan bahwa inisiatif tersebut bertujuan menjamin kebebasan pelayaran di Selat Hormuz tanpa membebankan biaya transit kepada kapal yang melintas.
Baca Juga: Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Jumlah Kapal yang Melintas Langsung Anjlok
Kebijakan ini menjadi perhatian pelaku industri maritim global mengingat Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi perdagangan energi dunia. Sebelum konflik Iran pecah pada 28 Februari, sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia dikirim melalui perairan tersebut.
Pembukaan koridor gratis oleh Oman juga muncul di tengah perdebatan mengenai rencana Iran yang mewajibkan kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz memiliki perlindungan asuransi tertentu.
Pakar Timur Tengah dari Chatham House, Neil Quilliam, sebelumnya menilai kebijakan asuransi yang direncanakan Iran pada dasarnya dapat dipandang sebagai bentuk biaya transit bagi kapal yang melintasi selat tersebut.
Berdasarkan dokumen yang dilihat media maritim Lloyd’s List, skema asuransi itu akan diberikan secara gratis selama 60 hari pertama setelah penandatanganan nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran pekan lalu. Namun setelah periode tersebut berakhir, terdapat kemungkinan biaya akan mulai diberlakukan.
Langkah Oman membuka jalur pelayaran bebas biaya diperkirakan akan disambut positif oleh perusahaan pelayaran internasional yang selama ini mengandalkan Selat Hormuz sebagai jalur utama pengiriman minyak, gas, dan berbagai komoditas penting lainnya.
Dengan adanya koridor maritim sementara ini, Oman berharap lalu lintas pelayaran tetap berjalan lancar sekaligus menjaga stabilitas perdagangan internasional di tengah dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah.
Sumber: Agbi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








